Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pasar Legi Kota Blitar Bakal Disulap Jadi Pusat Bazar Ramadan, Ini Nanti Pedagang yang Mengisi

Muhamad Ilham Baha’udin • Senin, 24 Februari 2025 | 21:00 WIB
HARUS INOVATIF: Kondisi Pasar Legi akan dioptimalkan untuk tingkat kunjungan dengan digelar berbagai event.
HARUS INOVATIF: Kondisi Pasar Legi akan dioptimalkan untuk tingkat kunjungan dengan digelar berbagai event.

 

 

BLITAR - Menyambut bulan suci Ramadan, Pasar Legi Kota Blitar yang saat ini dalam kondisi mati suri sedang disiapkan berbagai ajang. Yakni dirancang untuk menggairahkan pasar tradisional dan memberi ruang lebih luas bagi para pedagang, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bumi Bung Karno.

Kabid Pengembangan Perdagangan dan Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Joko Purnomo mengungkapkan, Pasar Legi dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki kapasitas memadai. Ada dua titik strategis yang akan dimanfaatkan. Yakni, bagian pelataran dan los lantai dua.

“Pelataran Pasar Legi akan digunakan untuk pedagang takjil, sementara lantai dua diperuntukkan bagi non-takjil. Kami ingin bazar ini lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung,” ungkapnya, Senin (24/2/2025).

Menurut dia, untuk menunjang kegiatan ini, disperindag telah menyiapkan 90 lapak di pelataran khusus bagi pedagang takjil. Sementara itu, 150 los di lantai dua akan dimanfaatkan bagi pedagang yang menjual aneka produk selain makanan berbuka.

“Kuota 90 untuk pelataran akan diprioritaskan bagi pedagang takjil yang selama ini berjualan di sekitar Pasar Legi. Selain itu, mereka yang tidak mendapatkan tempat di Street Food Kenanga juga bisa berjualan di sini,” tandasnya.

Seperti diketahui, kawasan Street Food Kenanga sudah penuh sesak dengan pedagang kuliner. Jika dipaksakan menampung lebih banyak tentu akan mengurangi kenyamanan pengunjung. Maka, Pasar Legi diharapkan menjadi alternatif yang menarik sekaligus meramaikan kembali pusat perbelanjaan tradisional ini.

“Bazar Ramadan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh dengan dua konsep utama. Yaitu, Bazar Takjil di pelataran Pasar Legi dan Pasar Legi Ramadan Festival untuk pedagang non takjil di lantai dua. Agar lebih terorganisasi, seluruh lapak di lantai dua yang akan digunakan telah ditandai dengan stiker berwarna hijau,” bebernya.

Dengan program ini, pihaknya optimistis pasar tradisional bisa kembali menjadi pusat ekonomi yang ramai selama bulan suci. Pengunjung tak hanya bisa berburu takjil, tetapi juga menikmati berbagai produk unggulan dari para pedagang lokal. (ham/c1/din)

Editor : M. Subchan Abdullah
#bazar ramadan #pedagang takjil #street food #Disperindag #pasar legi #Kota Blitar