BLITAR – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun resmi menetapkan masa Angkutan Lebaran 1446 H/Tahun 2025 selama 22 hari mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
Tujuannya untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat. KAI akan mengoperasikan KA Tambahan Lebaran dengan pemesanan tiket yang dibuka mulai Minggu, 23 Februari.
“Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket mudik pada tanggal-tanggal favorit, jangan khawatir,” ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, Senin (24/2/2025).
KAI akan membuka pemesanan KA Tambahan Lebaran mulai 23 Februari 2025. Ini menjadi kesempatan bagi calon penumpang untuk mendapatkan tiket perjalanan.
Dia melanjutkan, salah satu KA tambahan yang dioperasikan dari wilayah Daop 7 Madiun adalah KA Brantas Tambahan (KA 7015A) dengan rute Stasiun Blitar-Pasar Senen.
KA tersebut memiliki dua kelas layanan yakni eksekutif dan ekonomi. Dalam satu rangkaian, terdapat 4 kereta eksekutif dengan total 200 tempat duduk (TD) serta 4 kereta ekonomi dengan 320 TD. Dengan begitu, total kapasitas dalam satu perjalanan mencapai 520 TD.
Selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun menambah kapasitas hingga 11.440 tempat duduk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Tiket KA Tambahan Lebaran dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.
Sementara itu, pemesanan tiket KA jarak jauh sudah dapat dilakukan sejak H-45 sebelum keberangkatan, sedangkan KA lokal dapat dipesan mulai H-30. Beberapa KA lainnya baru bisa dipesan H-7 sebelum keberangkatan.
“Kami memahami bahwa Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga,” katanya.
Maka, PT KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dengan menghadirkan KA Tambahan Lebaran. ”Sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan dan dapat menikmati mudik dengan nyaman,” pungkasnya. (ham/c1/din)
Editor : M. Subchan Abdullah