BLITAR – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin-Mas Ibin sudah resmi bertugas di Kota Blitar. Dalam waktu dekat akan segera mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas sejumlah program kegiatan yang akan dijalankan.
Di samping itu, juga membahas mengenai Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja serta Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomo 900/833/SJ tentang Penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja daerah tahun 2025.
Wali kota ingin mengetahui program-program yang sudah direncanakan dan memastikan program tersebut benar-benar tepat sasaran atau menyentuh langsung ke masyarakat.
Dalam SE Mendagri terbaru itu Pemerintah Daerah (Pemda) diminta untuk melakukan efisiensi terhadap anggaran belanja daerah tahun 2025.
Ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk efisiensi anggaran belanja. Di antaranya, membatasi kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, percetakan, publikasi, dan seminar atau focus group discussion (FGD). Lalu mengurangi biaya perjlanan dinas sebesar 50 persen untuk seluruh perangkat daerah.
Kemudian, selektif dalam memberikan hibah langsung baik dalam bentuk uang, barang maupun jasa dan menyesuaikan belanja APBD 2025 yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD). Hasil dari efisiensi tersebut lalu dilakukan refocusing kegiatan.
”Ya, untuk kegiatannya difokuskan ke bidang-bidang yang berkaitan langsung dengan masyarakat seperti bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sanitasi, optimalisasi pengendalian inflasi, hingga penyediaan cadangan pangan. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi,” terang Wali Kota Blitar Mas Ibin.
Setelah dilakukan penyesuaian alokasi pendapatan dan efisiensi anggaran belanja tahun 2025, wali kota harus segera melaporkan hasil tersebut ke Gubernur Jawa Timur (Jatim). Inspektorat selaku aparat pengawasan intern pemerina (APIP) diminta untuk mengawasi, memonitor dan mengevaluasi perubahan anggaran tersebut.
“Sekali lagi, efisiensi itu tentang merefokusing kegiatan. Memfokuskan kembali kegiatan yang benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” tandasnya.
Hari juga bakal digelar paripurna serah terima jabatan (sertijab) dan juga mendengarkan pidato perdana wali kota terpilih di Gedung DPRD Kota Blitar. (sub/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah