Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pembangunan Sirkuit Bung Karno di Kota Blitar Tertunda, Ini Penyebabnya

Muhamad Ilham Baha’udin • Jumat, 7 Maret 2025 | 21:00 WIB

 

PEMBALAP ANDALAN BLITAR: Pembangunan Sirkuit Bung Karno Tertunda  Minim Anggaran.
PEMBALAP ANDALAN BLITAR: Pembangunan Sirkuit Bung Karno Tertunda Minim Anggaran.

 

BLITAR – Pembangunan lanjutan Sirkuit Bung Karno Kota Blitar dipastikan belum bisa dilakukan pada tahun ini. Hal ini terjadi akibat pemangkasan anggaran serta belum adanya investor yang bersedia membiayai proyek tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, M. Aminurcholis menegaskan, pembangunan sirkuit itu masih menghadapi kendala besar.

Menurut dia, proyek tersebut membutuhkan biaya tidak sedikit, sementara anggaran daerah sangat terbatas.

“Jika tidak ada bantuan dari pusat maupun pihak ketiga, pembangunan tidak bisa dilakukan karena minimnya anggaran pemerintah daerah,” ungkapnya, Kamis (7/3/2025).

Saat ini, pihaknya sedang berupaya mencari investor agar proyek ini dapat kembali berjalan. Jika ada pihak swasta yang tertarik berinvestasi, maka pembangunan lanjutan Sirkuit Bung Karno masih berpeluang untuk direalisasikan.

“Kita masih cari investor untuk masuk dan berinvestasi, sebab Sirkuit Bung Karno ditargetkan bisa jadi salah satu sirkuit andalan di Jawa Timur,” bebernya.

Menurut dia, keberadaan sirkuit ini sangat penting bagi perkembangan olahraga otomotif di Blitar dan sekitarnya. Selain itu, sirkuit ini diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Jika sirkuit ini bisa dikembangkan dengan baik, bukan hanya pembalap lokal yang akan merasakan manfaatnya, melainkan juga sektor ekonomi seperti UMKM dan industri pariwisata,” jelasnya.

Meski belum ada rencana pembangunan tahun ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan Wali Kota Blitar yang baru untuk menentukan langkah selanjutnya terkait kelanjutan sirkuit ini.

“Iya, laporan perkembangan sirkuit akan segera disampaikan kepada wali kota untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan,” bebernya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memang berencana untuk menyerahkan pengelolaan Sirkuit Bung Karno kepada pihak ketiga pada tahun 2025.

Skema ini dipilih karena sirkuit tersebut diproyeksikan menjadi sirkuit bertaraf nasional yang membutuhkan pengelolaan profesional. (ham/c1/din)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Bung Karno #sirkuit #Dispora #pemangkasan anggaran #dispora kota blitar