Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perpustakaan Bung Karno Blitar Ultimatum Manajemen Lagu 'Iclik CInta' Minta Maaf dalam 1x24 Jam

Noormalady Usman • Minggu, 9 Maret 2025 | 15:00 WIB
SERIUS: Manajemen Mala Agatha dan Perpustakaan Proklamator Bung Karno menggelar audiensi usai viralnya video klip lagu Iclik Cinta, Sabtu (8/3/2025).
SERIUS: Manajemen Mala Agatha dan Perpustakaan Proklamator Bung Karno menggelar audiensi usai viralnya video klip lagu Iclik Cinta, Sabtu (8/3/2025).

BLITAR - UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno (PPBK) langsung memberikan ultimatum manajemen video klip lagu I*l*k Cinta yang dinyanyikan oleh Mala Agatha. Selain untuk meminta maaf di media massa dalam waktu 24 jam, juga segera menurunkan video klip tersebut di berbagai kanal media digital.

Bahkan, Sabtu (8/3/2025), pihak Perpusnas langsung memanggil pihak manajemen dengan disaksikan oleh Kepala Bakesbangpol Kota Blitar, GP Ansor Kota Blitar, perwakilan OPD Kota Blitar, Polres Blitar Kota, dan ormas lain.

“Ya, kami kemarin memanggil pihak manajemen pembuat video klip tersebut, disaksikan banyak pihak dari Bakesbangpol Kota Blitar, Polres Kota Blitar, hingga ormas dan lain-lain. Kami dari UPT PPBK menegaskan sikap kami terhadap beredarnya video klip yang mengambil latar belakang gedung UPT PPBK dan Makam Bung Karno itu,” ungkap Kepala UPT PPBK Nurny Syam, Minggu (9/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, jelas Nurny, pihak UPT PPBK menuntut pihak manajemen dan pembuat video klip tersebut untuk menurunkan video klip tersebut di semua kanal media digital.

Tak hanya itu, pihak manajemen dan artis video klip juga dituntut untuk meminta maaf kepada UPT PPBK, masyarakat Blitar dan Indonesia di media massa.

“Dalam tuntutan kami, meminta video klip tersebut segera diturunkan dari semua kanal media digital, dan dalam waktu 24 jam harus meminta maaf lewat media massa,” tegasnya.

Menurut Nurny, keberadaan UPT PPBK ini bukan hanya sekadar sumber literasi kepada masyarakat Blitar Raya, melainkan juga bertujuan untuk membangun karakter bangsa, dan menjadi inspirasi generasi ke depan untuk mengetahui, mengenal, dan meneladani para pejuang dan bapak pendiri bangsa ini, khususnya Bung Karno.

“Adanya konten seperti video klip yang dibuat ini telah menodai kita semua. Maka dari itu, saya minta harus segera di-take down,” harapnya.

Wakil manajemen video klip, Willy, mengaku siap melaksanakan apa yang menjadi tuntutan pihak UPT PPBK dan akan segera meminta maaf kepada masyarakat lewat media massa maupun digital sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Saat ini, proses penurunan video klip dari beberapa kanal media digital telah dilakukan.

“Kami dari manajemen bertanggung jawab penuh atas video klip tersebut, dan akan melaksanakan apa yang menjadi tuntutan UPT PPBK. Dan proses penurunan video klip ini dari beberapa media digital telah dilakukan,” ungkapnya. (*/c1/ady)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#minta maaf #Ultimatum #blitar #Mala Agatha #UPT perpustakaan Proklamator bung karno #video klip #manajemen #iclik cinta