BLITAR - Wacana pembangunan stadion baru di Kota Blitar kembali mencuat. Namun, realisasinya masih menemui kendala. Pasalnya, rencana tersebut bakal sulit diwujudkan dalam waktu dekat karena kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan pemerintah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Seperti yang diketahui, pemerintah pusat melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 melakukan efisiensi yang turut berdampak pada beberapa rencana pemerintahan daerah.
"Sebenarnya kami ingin juga melakukan relokasi. Namun, saat ini pemerintah sedang fokus pada efisiensi anggaran. Jadi dalam waktu dekat sepertinya sulit untuk merealisasikannya," ungkapnya, Rabu (12/3/2025).
Menurut dia, dengan kondisi keuangan yang sedang dalam tahap efisiensi, pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan program prioritas. Pihaknya memahami bahwa relokasi stadion merupakan keinginan banyak pihak, terutama para pencinta olahraga dan komunitas sepak bola di Blitar.
Namun, pemerintah juga harus mempertimbangkan aspek kebutuhan anggaran yang lebih mendesak bagi masyarakat luas.
"Kalau ada program pengembangan di kemudian hari, bahan dan fasilitas sudah ada. Hanya saja, di tengah kebijakan efisiensi seperti ini, kami harus lebih fokus pada kegiatan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat," tandasnya.
Lebih lanjut, Mas Wali menjelaskan bahwa relokasi stadion tidak hanya memerlukan anggaran besar untuk pembangunan fisik, tetapi juga perencanaan matang terkait lokasi yang akan digunakan.
Pemilihan lahan menjadi salah satu aspek penting yang juga harus diperhitungkan dan dipertimbangkan, termasuk aksesibilitas dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.
"Kami tidak hanya memikirkan bangunan stadion, tetapi juga infrastruktur pendukung. Jika dipindah tentu harus ada akses jalan yang memadai, fasilitas parkir, serta sarana lainnya agar stadion bisa digunakan dengan maksimal," jelasnya.
Terkait pembangunan infrastruktur, dia menegaskan bahwa saat ini pemerintah akan lebih memprioritaskan pemeliharaan bangunan yang sudah ada. Pembangunan baru, termasuk stadion, akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran di tahun-tahun mendatang.
"Untuk pembangunan ke depan, kemungkinan kami akan lebih mengutamakan perawatan fasilitas yang sudah ada. Sementara untuk bangunan baru, kita akan melihat ketersediaan anggaran nantinya," pungkasnya. (ham/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah