BLITAR – Komunitas Sabilul Taubah (ST) bagi-bagi takjil secara serentak di dua negara, 19 provinsi, dan 80 kota/kabupaten. Ada 12 ribu takjil dibagikan kepada masyarakat khususnya warga Blitar.
Pendiri Sabilul Taubah, Muhamad Iqdam atau akrab disapa Gus Iqdam, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi takjil, namun juga menjadi bentuk kepedulian sosial serta dukungan terhadap program pemerintah dalam membangun kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari program Sabilul Taubah yang diadakan setiap tahun. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung program Bapak Bupati agar masyarakat semakin peduli dan terlibat dalam pembangunan Kabupaten Blitar,” ujar Gus Iqdam, Minggu (16/3/2025).
Menurutnya, kebersamaan dalam membangun daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Jangan hanya bergantung pada pemimpin, masyarakat juga harus berperan aktif dalam membangun daerah sesuai kemampuan masing-masing,” tambahnya.
Gus Iqdam menegaskan bahwa alasan utama dipilihnya kegiatan berbagi takjil adalah karena besarnya pahala yang didapat. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa orang yang memberi makanan berbuka kepada orang berpuasa akan mendapat pahala setara dengan orang yang berpuasa tersebut.
“Berbagi makanan di bulan Ramadan ini penuh berkah. Tidak hanya berkah bagi yang bersedekah, tapi juga bagi Kabupaten Blitar secara keseluruhan, termasuk para pemimpinnya,” katanya.
Kegiatan ini murni digelar oleh Sabilul Taubah tanpa meminta bantuan anggaran dari pemerintah daerah. “Kami tidak ingin merepotkan pemerintah. Kami hanya mengundang Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati untuk hadir dalam acara ini,” jelasnya.
Bupati Blitar, Rijanto, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Gus Iqdam dan komunitas Sabilul Taubah dalam menggelar aksi sosial berbagi takjil.
“Atas nama masyarakat Kabupaten Blitar, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Gus Iqdam dan Sabilul Taubah. Kegiatan ini memiliki manfaat yang luar biasa dalam menyebarkan syiar Islam dan membangun kebersamaan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Rijanto.
Bupati mengajak masyarakat Blitar untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan.
Baca Juga: Akuatik Kabupaten Siapkan 9 Atlet untuk Ajang Porprov 2025, Ini Target yang Dicapai
“Mari jalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan hindari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa. Insya Allah, dengan semangat kebersamaan ini, kita dapat membangun Kabupaten Blitar yang semakin maju dan berjaya,” pungkasnya.(jar/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah