BLITAR – Dua hari raya yang dirayakan dalam waktu berdekatan akhir Maret ini, diperkirakan menjadi salah satu faktor meningkatnya kunjungan wisatawan di Kabupaten Blitar. Yakni, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 pada Sabtu (29/3), dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, yang diperkirakan jatuh pada Senin (31/3).
Libur panjang sekolah bakal mengiringi dua hari raya tersebut selama 19 hari. Persiapan destinasi wisata dalam menghadapi libur panjang tersebut menjadi perhatian dinas terkait.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, dijadwalkan menggelar pemantauan lapangan terkait persiapan destinasi wisata menghadapi dua hari raya tersebut. Hal itu terkait adanya potensi peningkatan kunjungan wisatawan saat libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Monitoring dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada Selasa (18/3) dan Rabu (19/3). “Monitoring ini dalam rangka meninjau persiapan destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Blitar,” jelas Kabid Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Disbudpar Kabupaten Blitar, Arkham Maulana, Selasa (18/3/2025).
Seperti diketahui, mengacu Surat Edaran (SE) Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Menteri Agama Republik Indonesia, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor 4 Tahun 2025, Nomor 9 Tahun 2025, dan Nomor 400.6/1432.A/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Mulai Jumat (21/3) hingga Selasa (8/4) merupakan libur panjang. Situasi tersebut bakal dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat untuk kembali ke kampung halaman merayakan hari raya bersama keluarga besar.
Situasi ini diperkirakan menjadi salah satu faktor meningkatnya kunjungan wisatawan di Kabupaten Blitar. (ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah