Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Semangat Umat Hindu Blitar Sambut Momen Istimewa Pawai Ogoh-ogoh

Yanu Aribowo • Rabu, 19 Maret 2025 | 22:00 WIB
SEMANGAT: Pengerjaan ogoh-ogoh oleh umat Pura Wisnu Murti, Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun.
SEMANGAT: Pengerjaan ogoh-ogoh oleh umat Pura Wisnu Murti, Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun.

BLITAR - Rangkaian kegiatan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, berlangsung akhir pekan ini. Di Kabupaten Blitar, diawali dengan prosesi Upacara Melasti di Pantai Jolosutro, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, pada Sabtu (22/3).

Selain itu, geliat semangat umat Hindu menyambut hari besar ini juga terlihat di berbagai desa. Misalnya, umat Hindu Pura Wisnu Murti, Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, yang tengah bahu membahu mempersiapkan ogoh-ogoh. Bagi keluarga besar Pura Wisnu Murti, momen membuat ogoh-ogoh termasuk istimewa, karena mereka sudah lama tidak membuatnya.

Sosok ogoh-ogoh itu bakal dimunculkan dalam prosesi Upacara Tawur Kasanga (ogoh-ogoh) sehari menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, pada Sabtu (29/3). Dari Pura Wisnu Murti, tema ogoh-ogoh yang diangkat adalah sosok raja raksasa yang mempunyai sifat egois, mudah marah, penuh nafsu, suka mabuk, sombong, iri hati, hingga arogan.

Sedangkan, bahan dasar yang digunakan adalah bambu dan bubur kertas. Dalam prosesi tersebut, rencananya yang ikut kirab dari Pura Wisnu Murti sebanyak 122 orang. “Jumlah itu terdiri dari para penabuh sandur dan yang memikul ogoh-ogoh,” jelas pemuda Pura Wisnu Murti, Dharma Bayu.

Nantinya, dalam prosesi Upacara Tawur Kasanga (ogoh-ogoh) di kawasan RTH Wlingi, pada Jumat (28/3), dari rombongan Pura Wisnu Murti, yang mendapatkan tugas menabuh sandur adalah para ibu. Bagi keluarga besar Pura Wisnu Murti, momen membuat ogoh-ogoh termasuk istimewa.

Mereka sudah lama tidak membuat ogoh-ogoh sekitar delapan tahun terakhir. Hingga akhirnya pada akhir Desember lalu, sesepuh, tokoh, dan para pemuda pangempon Pura Wisnu Murti, mengadakan rapat dan sepakat dengan rasa kebersamaan membuat ogoh-ogoh lagi dengan dana swadaya dari umat Pura Wisnu Murti.

“Ogoh-ogoh mulai dikerjakan pada pertengahan Januari di rumah umat bapak Rahadi, sebagai ketua panitia pelaksana ogoh-ogoh Pura Wisnu Murti,”ungkap Bayu.

Seperti diketahui, tahun ini rangkaian kegiatan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 di Kabupaten Blitar, diawali dengan Upacara Melasti di Pantai Jolosutro, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, pada Sabtu (22/3).

Ribuan umat Hindu dari berbagai kecamatan bakal hadir di Pantai Jolosutro, yang merupakan salah satu potensi wisata pantai di wilayah tenggara Kabupaten Blitar. Sepekan kemudian dilanjutkan Upacara Tawur Kasanga (ogoh-ogoh) di kawasan RTH Wlingi, pada Jumat (28/3). Selanjutnya, umat Hindu menjalani Catur Bratha Penyepian, pada Sabtu (29/3).

Setelah Catur Bratha Penyepian, umat Hindu menjalani persembahyangan Ngembak Geni di pura masing-masing, pada Minggu (30/3). (ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#umat hindu #hari raya nyepi #Kabupaten Blitar #Tahun Baru Saka 1947 #pawai ogoh ogoh