BLITAR - Arema FC dipastikan telah hengkang dan tidak lagi ber-homebase di Stadion Soeprijadi, Kota Blitar. Meskipun Singo Edan tak lagi menggunakan stadion kebanggan warga Kota Blitar, salah satu tim Liga 1 yakni Persik Kediri masih akan berlaga di Kota Blitar.
Untuk Arema FC sendiri sudah dipastikan tidak menggunakan Stadion Soeprijadi, karena Stadion Kanjuruhan sudah bisa dimanfaatkan untuk laga-laga Arema FC ke depan.
Namun, untuk Persik Kediri tampaknya masih akan menggunakan stadion di Kota Blitar, karena stadionnya sedang direnovasi.
“Kalau untuk Arema FC sudah pasti tak lagi bermain di Kota Blitar, tapi untuk Persik Kediri kayaknya masih tetap pakai Stadion Soeprijadi,” ungkap Ketua Askot PSSI Kota Blitar Yudi Meira, kepada Koran ini.
Namun, jelas Yudi, pemanfaatan Stadion Soeprijadi untuk laga-laga Persik Kediri dalam melakoni sisa laga di Liga 1 masih belum ada kepastian. Karena tim berjuluk Macan Putih belum mengajukan surat izin pemakaian stadion kembali.
“Ya, belum ada surat izin penggunaan stadion yang diajukan oleh manajemen Persik Kediri, kami juga menunggu,” ujarnya.
Untuk diketahui, pemanfaatan Stadion Soeprijadi sesuai dengan ketentuan oleh kepala daerah adalah penyewaaan untuk laga per laga. Sehingga dalam surat pengajuan dijelaskan untuk setaip laga dan tanggal mainnya, kemudian pengajuan kembali untuk laga berikutnya.
“Aturannya memang demikian, jadi harus ada sewa untuk satu laga, kemudian kalau ingin menyewa kembali dengan mengajukan surat kembali,” ungkap Kepala Dispora M. Aminurcholis. (sub/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah