Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Lama Tak Ada Kabar, PSBI Blitar Siap Gelar Liga Internal untuk Jaring Bibit Muda

Fajar Rahmad Ali Wardana • Minggu, 23 Maret 2025 | 04:00 WIB
BERJUANG: Pemain PSBI Blitar yang berlaga di Liga 3 Jatim pada beberapa waktu lalu.
BERJUANG: Pemain PSBI Blitar yang berlaga di Liga 3 Jatim pada beberapa waktu lalu.

BLITAR – PT Blitar Bola Mandiri (BBM) bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Blitar segera menggelar liga internal PSBI. Langkah ini untuk pembibitan atlet dan persiapan mengikuti liga 4 yang digelar akhir tahun ini.

Direktur Utama PT BBM, Wima Brahmantya menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk membangun sistem pembinaan pemain muda secara berkelanjutan.

Liga internal PSBI ini rencananya akan dimulai beberapa bulan ke depan setelah dilakukan penandatanganan kerja sama resmi antara PT BBM dan Askab PSSI Blitar. Kategori usia yang akan dipertandingkan meliputi U-13, U-15, dan U-17.

"Kami masih dalam tahap finalisasi. Dalam waktu dekat, kami akan menandatangani kesepakatan dengan Askab, insyallah setelah lebaran. Setelah itu, liga internal bisa segera bergulir yang dimungkinkan Mei," jelas Wima, Sabtu (22/3/2025). 

Dia melanjutkan, bahwa hal ini adalah bentuk kerja sama PT BBM dengan Askab PSSI Blitar. Sebab, Wima ingin lebih fokus di bisnis, sehingga dia berfikir lebih baik liga ini dikelola oleh yang sudah memiliki infrastruktur, yaitu Askab.

Dalam struktur organisasi, PT BBM merupakan pemegang lisensi PSSI di Blitar.

Dengan adanya kerja sama ini, Askab PSSI Blitar mendapat kepercayaan untuk menjalankan liga internal yang juga menjadi ajang seleksi pemain untuk Piala Soeratin. Pemain yang lolos seleksi akan diproyeksikan untuk berlaga di Liga 4.

"Ini bagian dari kerangka besar untuk PSBI agar bisa berlaga di Liga 4 akhir tahun nanti," tambahnya.

Terkait pendanaan, Wima mengakui bahwa selama ini PT Dekarangan Anyar menjadi investor utama PSBI. Namun, dia berharap adanya tambahan investor atau dukungan dari pemerintah daerah.

Sebab, jika hanya mengandalkan satu pihak, tentu berat. Karena itu, kerja sama dengan Askab ini penting. Mereka sudah punya jaringan klub dan sekolah sepak bola (SSB), sehingga mencari pemain berkualitas tidak sulit.

Menurutnya, kerja sama ini bukan hanya soal dana, tetapi juga memastikan ada pihak yang kompeten dalam menjalankan liga dan pembinaan.

 

"Kalau nanti ada investor baru atau dukungan dari pemerintah, tentu itu lebih baik. Tapi yang terpenting, PSBI bisa ikut liga dulu dengan mengandalkan bibit-bibit lokal," pungkasnya. (jar/ady)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#bibit muda #blitar #jaring #sepakbola #atlet #PT Blitar Bola Mandiri #psbi blitar #askab PSSI