Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

BNN Kabupaten Blitar Alami Keterbatasan Alat Tes Urine

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 27 Maret 2025 | 01:00 WIB
BEBAS NARKOTIKA: Belasan awak bus antarkota dalam provinsi (AKDP) melakukan tes urine menjelang Hari Raya Idul Fitri, pada Selasa (25/3).
BEBAS NARKOTIKA: Belasan awak bus antarkota dalam provinsi (AKDP) melakukan tes urine menjelang Hari Raya Idul Fitri, pada Selasa (25/3).

BLITAR– Sebanyak 15 awak bus dan angkutan barang terjaring pemeriksaan kesehatan dan pengecekan kendaraan di Terminal Kesamben, pada Selasa (25/3/2025). Jumlah sasaran tes urine ini menurun daripada sebelumnya, karena BNN Kabupaten Blitar mengalami keterbatasan alat tes urine.

Subkoordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Blitar, Yusuf Eko Hariyanto mengatakan, jumlah peserta tes urine kali ini lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Hal ini disebabkan keterbatasan alat tes yang biasanya disediakan oleh dinas kesehatan (dinkes).

“Tahun ini, dinkes hanya memberikan bantuan satu boks berisi 25 alat tes. Untuk tes urine hari ini (kemarin, Red) kami menggunakan lima alat dan 10 alat lainnya yang berasal dari bantuan Polres Blitar,” ujarnya.

Yusuf melanjutkan, hingga saat ini, dinkes belum melakukan pengadaan alat tes urine lagi. Namun sebelumnya, BNN Kabupaten Blitar telah menerima bantuan lima boks alat tes urine yang telah digunakan pada berbagai kesempatan. Termasuk dalam tes urine menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Terminal Patria dan Kesamben, serta untuk pemeriksaan personel Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar dan BNN sendiri.

Meskipun jumlah alat terbatas, BNN Kabupaten Blitar tetap berupaya melakukan pengawasan ketat demi memastikan awak bus dalam kondisi prima selama periode Lebaran. Hasilnya, tes urine 15 awak bus di Terminal Kesamben dinyatakan negatif.

“Untuk 2026, kami masih mengajukan dana hibah ke Pemkab Blitar. Agar nantinya bisa melakukan pengadaan alat tes urine sendiri,” ungkapnya.

Kabid Keselamatan Jalan Dishub Kabupaten Blitar, Widhianto Kurniawan mengatakan, ramp check ini khusus menyasar terminal. Total ada tujuh unit bus yang diperiksa. Ada berbagai poin yang dijadikan penilaian.

“Mulai dari kelengkapan dokumen angkutan umum, buku uji, kartu pengawasan, dan surat izin trayek,” sebutnya.

Pemeriksaan teknis yang dilakukan, antara lain pengecekan sistem pengereman, sistem pencahayaan, wiper, hingga kondisi ban. Seluruh bus yang diperiksa dinyatakan laik jalan untuk kegiatan mudik akhir pekan ini.

“Dari pemeriksaan kami, tidak ditemukan pelanggaran administrasi, fisik juga layak. Memang ditemukan ada armada bus yang wiper-nya tidak lengkap dan sudah kami peringatkan. Namun yang terpenting, wiper untuk sopir masih tetap ada,” kata Widhianto. (jar/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Terminal Kesamben #alat #BNN kabupaten blitar #awak bus #tes urin #pengecekan kendaraan