BLITAR - Satlantas Polres Blitar telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan potensi kecelakaan di arus balik Idul Fitri 1446 H.
Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah mendirikan 10 Pos Pantau dan 2 Pos Pelayanan (Posyan) di titik-titik strategis.
KBO Satlantas Polres Blitar, Ipda Fahmi Yuliastarto mengungkapkan, Pos Pantau dan Posyan ini akan berfungsi sebagai pusat pemantauan arus lalu lintas.
Tidak hanya itu, pos tersebut sebagai tempat istirahat bagi pemudik, serta posko koordinasi bagi petugas kepolisian dan instansi terkait.
“Kami telah menyiapkan delapan Pos Pantau utama yang tersebar di beberapa wilayah, yaitu Pos Pantau Kademangan, Garum, Tinggal, Kendalrejo, Talun, Wlingi, Siraman, dan Terminal Kesamben. Selain itu, ada dua Pos Pelayanan, yaitu di Selorejo yang berlokasi di Rest Area SPBU Rejo dan di Alun-Alun Kanigoro sebagai Pos Pelayanan (Posyan),” ujar Fahmi.
Untuk pos wisata, sambung dia, didirikan di sepanjang pantai di Blitar selatan dan beberapa wisata buatan, seperti Kampung Coklat dan Blitar Park. Itu untuk mengantisipasi adanya kecelakaan laut ketika liburan di pantai dan wisata lainnya.
Pihaknya telah meminta para kapolsek untuk melakukan pengamanan di tempat wisata sesuai wilayah hukumnya.
Kepolisian juga telah mengidentifikasi black spot atau titik rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang perlu diwaspadai pemudik. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Jalan Hayam Wuruk di Kecamatan Wlingi, yang tercatat sebagai jalur dengan tingkat kecelakaan tinggi di Kabupaten Blitar.
Semua pengamanan itu, merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025, yang berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025. Operasi ini melibatkan personel dari berbagai instansi, termasuk kepolisian, dinas perhubungan, TNI, dan satpol PP.
“Kami akan melaksanakan Operasi Ketupat Semeru selama 17 hari untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik. Selama operasi berlangsung, petugas akan disiagakan di pos pantau dan pos pelayanan guna membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan,” pungkasnya.(jar/din)
Editor : M. Subchan Abdullah