Biasanya, puncaknya liburan di Blitar Park, terjadi pada H+2 dan H+3 Lebaran.
Staf IT Blitar Park, Sanada mengatakan, periode Ramadan merupakan low season, sehingga pihaknya fokus melakukan perawatan dan pengecekan menyeluruh untuk fasilitas wisata. Pihaknya melakukan pengecatan, pengecekan mesin, hingga perawatan tanaman dan sarana lainnya. Ini dilakukan agar siap menghadapi lonjakan pengunjung saat Lebaran.
“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, puncak kunjungan ke Blitar Park terjadi pada H+2 dan H+3 Lebaran. Karena hari pertama Lebaran, Blitar Park tutup untuk memberi kesempatan kepada karyawan muslim menunaikan salat Id, dan sehari setelahnya kami buka melayani pengunjung," katanya, Kamis (3/4/2025).
Sanada melanjutkan, Blitar Park juga memastikan keamanan wahana tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya rutin melakukan pengecekan setiap hari dan mingguan, terutama pada wahana yang berisiko tinggi, seperti yang melibatkan ketinggian atau kecepatan tinggi. Ini untuk meminimalisasi risiko kecelakaan.
Perawatan dan pengecekan kemananan sangat wahana penting, karena wisatawan tidak hanya dari warga lokal. Pengunjung Blitar Park juga berasal dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Jombang, Kediri, dan Tulungagung.
"Karena banyak perantau mudik ke Blitar, jumlah pengunjung dari luar kota meningkat signifikan saat libur Lebaran. Apalagi tahun ini, Blitar Park menambahkan sekitar 7-8 wahana baru yang sudah bisa dinikmati pengunjung,” ungkapnya.
Salah satu wahana terbaru yang diluncurkan adalah Candy Cloud, yang mulai beroperasi pada Lebaran ini.
“Kami berharap libur Lebaran tahun ini membawa kebahagiaan bagi semua pengunjung yang datang. Semoga Blitar Park ramai dikunjungi, pengunjung puas, dan kami bisa terus berkembang menjadi destinasi wisata keluarga yang lebih baik," pungkas Sanada. (jar/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah