BLITAR – Pihak pengelola wisata di Kesambi Trees Park sudah ancang-ancang menyambut pengunjung di musim liburan Lebaran. Tentu musim liburanLebaran tahun ini tingkat kunjungan wisata di Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar ini, akan mengalami peningkatan.
Dari pihak pengelola sudah melakukan perawatan untuk kenyamanan pengunjung. “Untuk persiapan Hari Raya Idul Fitri sebagian besar sudah dilakukan, terutama perawatan,” tandas pengelola wisata, Hermanto, Sabtu (5/4/2025).
Dia mengaku, untuk perawatan berupa pengecekan sejumlah fasilitas wahana wahana untuk anak. Dengan harapan para pengunjung nanti akan lebih nyaman.
Selain itu, untuk ranting-ranting pohon di kawasan wisata ini dicek kembali, terutama yang rawan patah atau jatuh. Itu merupakan langkah antisipasi lebih dini agar pengunjung terhindar celaka ketika tertimpa ranting.
Dia mengaku, tahun ini hanya sebatas perawatan rutin di wahana-wahana yang ada. Sebab hingga kini tingkat kunjungan masih belum begitu banyak. Termasuk waktu liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Meski demikian, pihak pengelola akan terus melakukan upaya untuk menarik pengunjung di lokasi wisata seluas 10 hektare (ha). Termasuk menggelar live music atau elekton tiga hari usai Lebaran hingga ketupat. Dengan upaya tersebut di harapkan bisa mendongkrak pengunjung nanti.
Apalagi luasan Kesambi Trees Park sangat layak untuk menampung puluhan ribu pengunjung. “Lahan parkir sangat luas, jadi pengunjung tidak perlu khawatir,” ujarnya. “Masih ada beberapa fasilitas lain untuk pengnjung bisa camping nyaman dan suasana alam sangat terasa,” imbuhnya.
Selain itu, tanpa bantuan dari pemerintah tentu belum maksimal. Termasuk akses jalan butuh perhatian dari Pemkab Blitar. Untuk diketahui jika masuk wisata ini, selain foto di spot-spot tertentu, pengunjung bisa memberi makan rusa secara langsung dengan membeli sayur.
Jumlah rusa di Kesambi Trees Park ini sekitar 94 ekor. Jadi akan terus bertambah seiring dengan perkembangan waktu.
Salah satu pengunjung, Firmansyah mengaku, lokasi wisata ini tergolong dekat dengan jalan raya sehingga akses mudah. Hutan yang masih asri di lokasi akan menambah suasana alam yang jarang dirasakan warga perkotaan.
Jika berkunjung tentu ada hal unik dengan wisata alam ini. Tidak hanya memberi makan rusa, tapi bisa jalan jalan dengan udara segar. Sebab, tanaman ukuran besar masih banyak. “Parkir luas untuk mobil mau pun motor,” ungkapnya.
Namun dengan potensi alam yang melimpah memang tidak gampang untuk meramaikan lokasi wisata. Butuh sarana lengkap dan perawatan maksimal. Di samping itu, perlu banyak event untuk menarik pengunjung agar tertarik datang.(jar/din)
Editor : M. Subchan Abdullah