BLITAR – Sampah masih menjadi salah satu persoalan di lingkungan wisata, terlebih lagi saat momentum liburan. Karena alasan itu pula, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar mewanti-wanti wisatawan untuk menjaga kebersihan saat berkunjung ke berbagai destinasi wisata selama libur Lebaran.
Kepala DLH Kabupaten Blitar, Achmad Cholik menyampaikan, peningkatan jumlah wisatawan pada momen Lebaran berbanding lurus dengan potensi peningkatan jumlah sampah di lokasi wisata.
"Setiap tahun, setelah Lebaran, kita selalu melihat lonjakan jumlah pengunjung di berbagai objek wisata. Hal ini juga berdampak pada meningkatnya volume sampah yang harus dikelola," ujar Achmad Cholik.
DLH menekankan pentingnya peran serta wisatawan dalam menjaga kebersihan lingkungan wisata. Cholik mengimbau agar para pengunjung tidak membuang sampah sembarangan demi mengurangi beban pengelola wisata yang bertanggung jawab atas kebersihan di area masing-masing.
"Kami berharap kesadaran wisatawan semakin meningkat. Jangan hanya menikmati keindahan wisata, tetapi juga ikut menjaga kebersihannya. Sampah menjadi tanggung jawab pengelola wisata, namun partisipasi pengunjung dalam membuang sampah pada tempatnya sangat membantu," jelasnya.
Terkait pengelolaan sampah, Cholik menjelaskan, pengelola wisata diharapkan dapat mengirimkan sampah non-organiknya secara mandiri ke tempat pembuangan akhir (TPA) dengan dikenakan retribusi. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi timbunan sampah yang kerap menumpuk setelah libur panjang.
Selain itu, DLH Kabupaten Blitar juga menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mendukung kebersihan selama periode mudik Lebaran. Salah satunya adalah dengan menugaskan personel untuk bergabung dalam pos pantau arus mudik yang berada di depan kantor Pemkab Blitar di Kanigoro.
"Kami menugaskan personel DLH di pos pantau arus mudik untuk membantu memastikan kebersihan area sekitar. Selain itu, kami juga menyediakan tempat sampah yang memadai bagi pemudik yang singgah di area tersebut," jelasnya.
DLH berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata yang menjadi daya tarik utama Kabupaten Blitar.
“Dengan peran aktif dari wisatawan dan pengelola, diharapkan keindahan destinasi wisata tetap terjaga, memberikan kenyamanan bagi pengunjung, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,”pungkasnya. (hai/din)
Editor : M. Subchan Abdullah