BLITAR – Makam Bung Karno (MBK) yang biasanya menjadi magnet utama wisata sejarah di Kota Blitar saat libur Lebaran, tahun ini terlihat lebih lengang. Diduga, penurunan pengunjung ini terjadi karena masyarakat lebih memilih wisata lain.
Juru kunci MBK, Eko Budi mengaku, meski sempat terjadi lonjakan pada H+2 Lebaran, jumlah wisatawan tak sebanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, kawasan MBK sudah mulai dipadati pengunjung sejak H-7 Lebaran. Namun tahun ini situasinya berbeda. Bahkan, jika dibandingkan dengan akhir pekan biasa di luar musim libur, jumlah pengunjung kali ini terhitung menurun.
“Mulai naik di H+2 Lebaran, tapi tetap belum seramai dulu. Kalau dibandingkan Lebaran tahun kemarin, jelas jauh. Bahkan weekend biasa bisa lebih ramai dari sekarang,” ujarnya, Selasa (8/4/2025).
Penurunan ini diperkirakan mencapai sekitar 5 persen. Salah satu penyebabnya diduga karena menjamurnya destinasi wisata baru di Blitar. Spot-spot wisata kekinian, kafe alam, hingga wahana buatan yang instagramable kini bermunculan dan menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan, terutama generasi muda. “Kemungkinan besar masyarakat sekarang lebih banyak mengeksplor tempat baru. Jadi, kunjungan ke MBK agak menurun,” jelasnya.
Padahal, MBK menyimpan nilai sejarah yang tak ternilai. Selain sebagai tempat peristirahatan terakhir Sang Proklamator, kompleks ini juga menjadi pusat edukasi sejarah nasional yang lengkap dan inspiratif.
Harapannya, masyarakat khususnya anak-anak muda bisa kembali menjadikan MBK sebagai destinasi utama, bukan sekadar tempat singgah. “MBK ini warisan sejarah bangsa. Sudah seharusnya dikenalkan dan dikunjungi oleh generasi muda,” terangnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Edy Wasono membenarkan adanya penurunan pengunjung yang datang ke MBK pada libur Lebaran tahun ini. Namun, tingkat penurunan yang terjadi tidak terlalu signifikan. “Ya, memang agak menurun, tapi tidak terlalu signifikan,” tegasnya.
Menurut dia, terjadinya penurunan ini diperkirakan karena warga memilih untuk berwisata ke lokasi lain. Namun, pada libur Lebaran tahun lalu memang sempat mengalami lonjakan yang sangat besar, karena memang bertepatan dengan berbagai event dan kegiatan yang dilaksanakan di Kota Blitar.
“Kalau tahun lalu memang pas banyak event di Mei dan April, jadi pengunjung yang datang ke kota sekalian ke MBK. Kalau liburan kali ini memang pas belum ada event,” ungkapnya. (mg1/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah