BLITAR – Kompleks Candi Penataran di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, merupakan salah satu destinasi wisata sejarah andalan Kabupaten Blitar. Tercatat, mulai 1-13 April, jumlah kunjungan mencapai 5 ribu lebih wisatawan. Jumlah wisatawan melonjak tajam terutama pada hari ketiga Lebaran.
Juru pelihara Candi Penataran, Jaenuri mengatakankan, kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pada hari-hari biasa. Selama dua minggu masa Lebaran, tercatat ada 5.433 wisatawan yang mengunjungi Candi Penataran. Jika pada akhir pekan normal, pengunjung berkisar antara 300-400 orang, maka saat Lebaran kali ini mencapai lebih dari 700 orang dalam sehari.
“Puncaknya pada hari ketiga, jumlah pengunjung mencapai 730 lebih. Rata-rata tiap hari selama Lebaran antara 300-400 orang,” ujarnya.
Jaenuri melanjutkan, pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Blitar, tapi juga dari luar daerah, bahkan luar pulau. Menurutnya, banyak dari mereka merupakan pemudik yang sekalian menyempatkan diri berwisata bersama keluarga.
“Bahkan ada yang dari Kalimantan, Sumatera juga ada. Biasanya habis silaturahmi keluarga, mampir ke Candi Penataran,” katanya.
Mengenai jam kunjungan, pihak pengelola tetap menerapkan jam operasional seperti biasa, yakni pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Namun, untuk pengunjung dari luar kota yang datang menjelang penutupan, pihaknya masih memberi toleransi. Jika ada yang datang agak sore, pihaknya memberi waktu sebentar untuk berkunjung, sekedar foto.
Terkait fasilitas, Jaenuri mengakui, Candi Penataran masih membutuhkan sejumlah penambahan, seperti tempat duduk dan titik istirahat yang lebih nyaman. “Sebenarnya sudah ada beberapa fasilitas, tapi banyak pengunjung mengusulkan agar ditambah, terutama tempat duduk dan spot istirahat,” terangnya.
Meski dipadati wisatawan, kondisi kebersihan di kawasan candi tetap terjaga. Jaenuri memastikan, petugas kebersihan bekerja ekstra untuk menjaga area tetap bersih dan nyaman dikunjungi.
“Dengan tren positif selama musim libur Lebaran, kami berharap perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah terus ditingkatkan, agar Candi Penataran tetap menjadi magnet wisata budaya unggulan di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. (jar/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah