BLITAR – Jalur penghubung wilayah Kecamatan Wlingi dengan Kecamatan Gandusari mengalami kerusakan parah di beberapa titik.
Kondisi tersebut semakin rawan ketika turun hujan deras, karena sebagian lubang menganga tidak terlihat dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Melihat kondisi tersebut, para pengendara sepeda motor harus lebih waspada saat melintas jalur yang menghubungkan Kelurahan Babadan dengan Desa Soso.
Berdasarkan pantauan Radar Penataran pada Rabu (16/4), di kedua sisi kecamatan juga terjadi kerusakan. Salah satunya permukaan jalan di bentang jembatan penghubung kedua wilayah.
Selama ini, akses ini menjadi salah satu jalur alternatif dari Kabupaten Blitar menuju Kabupaten Malang dan Kota Batu maupun sebaliknya. Misalnya, menjadi jalur distribusi hasil pertanian hingga peternakan masyarakat.
Informasi dari masyarakat, sempat beredar kabar jika akses tersebut segera dibenahi di penghujung Ramadan lalu.
Harapannya bisa memperlancar arus lalu lintas, baik masyarakat yang mudik dan balik maupun mereka yang silaturahmi di sekitaran Wlingi-Gandusari.
Namun, hingga kini ketika arus lalu lintas sudah kembali normal, masih belum ada perbaikan. “Belum tahu kapan diperbaiki, padahal jalur Wlingi-Gandusari sangat penting untuk masyarakat,” ujar Basuki, warga setempat.
Melihat kondisi jalan yang tidak mulus, arus lalu lintas di jalur ini juga tersendat, apalagi di kawasan perbatasan Wlingi-Gandusari yang titik kerusakannya lebih banyak.
Beberapa lubang menganga biasanya tertutup genangan air ketika hujan deras mengguyur. Kondisi itu sangat berbahaya, terutama bagi para pengendara yang rawan terperosok atau kecelakaan.
Seperti diketahui, akses ini juga menjadi jalur menuju potensi wisata yang dimiliki Kecamatan Gandusari. Di antaranya, Rambut Monte di Desa Krisik, Hutan Pinus Loji di Desa Tulungrejo, Ekowisata Arung Parang di Desa Semen, Kalikebo Camping Ground di Desa Slumbung, hingga Blumbang Gede di Desa Soso.
Baca Juga: Momen Libur Lebaran, 142 Ribu Wisatawan dari Sejumlah Daerah Serbu Blitar
Lokasi wisata tersebut sangat dekat jika dijangkau dari Wlingi. (ynu/c1/din)
Editor : M. Subchan Abdullah