BLITAR – Ajang lari dan atletik paling dinanti di Bumi Penataran, Blitarian Open II, siap kembali digelar pada 31 Mei 2025.
Event ini diproyeksikan menjadi magnet bagi ratusan atlet muda dari seluruh penjuru Nusantara. Penjaringan atlet juga dilakukan PASI Kabupaten Blitar dalam ajang ini.
Anggota PASI Kabupaten Blitar, Apip Dwi Cahyono mengungkapkan, hingga saat ini, sejumlah kontingen dari berbagai daerah telah menyatakan kesiapannya untuk hadir.
Tak hanya dari wilayah Jawa Timur, tetapi juga dari Jakarta, Kalimantan, Jawa Barat, Yogyakarta, serta beberapa kota di Jawa Tengah.
"Target peserta antara 600 hingga 700 atlet. Kalau lebih dari itu, kami khawatir pelayanan terhadap atlet tidak maksimal. Tahun lalu sampai 600 peserta, dan itu antusias peserta tinggi," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (19/4/2025).
Atlet Blitar sendiri tak tinggal diam. Lebih dari 200 atlet lokal telah mendaftarkan diri untuk ambil bagian, terdiri atas 70 atlet dari Kota Blitar dan lebih dari 100 atlet dari Kabupaten Blitar.
Jumlah ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari kalangan pelajar, yang memang menjadi sasaran utama pembinaan lewat ajang ini.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, Apip berharap Blitarian Open II bisa menjadi langkah awal lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Blitar yang mampu bersaing di level provinsi bahkan nasional.
"Semoga ini jadi momentum yang baik bagi pembinaan atletik di Blitar. Dan tentunya, pelayanan serta kualitas pertandingan akan kami maksimalkan," ungkapnya.
Ajang ini merupakan gelaran kedua dari Blitarian Open, namun skala pelaksanaannya kali ini jauh lebih besar. Salah satu perbedaannya terletak pada jumlah kategori lomba yang semakin beragam.
Hal ini respons rampungnya pembangunan sarana lompat jauh dan lempar cakram yang sebelumnya belum tersedia di Stadion Gelora Panataran.
"Untuk tahun ini, kami menambah kategori lempar lembing, lompat jauh, dan lempar cakram. Semoga bisa lebih baik dari penyelenggaraan sebelumnya, karena event seperti ini sangat jarang diadakan," tambahnya.
Apip menegaskan, Blitarian Open II memiliki misi utama sebagai ajang pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet usia muda, khususnya kelahiran 2009. Mereka dipersiapkan untuk tampil di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 mendatang.
“Usia peserta dibatasi karena memang ini bagian dari pembinaan. Harapannya dari ajang ini kami bisa memetakan kekuatan atlet Blitar dan sekaligus melihat peta persaingan atlet usia dini di Jawa Timur,” pungkasnya. (jar/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah