BLITAR – Hari Kartini tidak cukup hanya dirayakan dengan mengenakan kebaya dan berfoto.
Bagi Eva Novianti, anggota DPRD Kota Blitar periode 2025–2030, peringatan Hari Kartini harus dijadikan refleksi sekaligus motivasi nyata untuk perempuan agar terus maju, berdaya, dan bermartabat.
Eva memang terbilang baru dalam dunia politik. Perempuan dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku masih belajar banyak sejak resmi dilantik sebagai anggota legislatif.
Namun, semangatnya dalam mengemban amanah sebagai wakil rakyat, terutama untuk memperjuangkan hak-hak perempuan, sudah terlihat jelas sejak awal.
“Makna Hari Kartini bagi saya bukan sekadar seremoni. Tapi bagaimana semangat Kartini bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan bisa tetap menjalankan kodratnya, namun juga mampu berkiprah di banyak bidang sesuai kompetensinya,” ucap perempuan 46 tahun ini.
Eva menegaskan, perempuan masa kini harus berani tampil dan bersuara. Di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan zaman, perempuan dituntut untuk kreatif, inovatif, dan cakap, baik dalam urusan rumah tangga maupun karier.
Termasuk terjun langsung ke sektor ekonomi kreatif dan mampu membaca peluang.
Sebagai anggota DPRD, Eva tak ingin hanya duduk di balik meja. Dia mulai rutin turun ke lapangan, menyambangi kelompok-kelompok perempuan seperti posyandu, pelatihan keterampilan, bank sampah, hingga Kelompok Wanita Tani (KWT).
Dari sana, dia menampung aspirasi perempuan Kota Blitar dan memperjuangkannya di kursi parlemen.
“Sebagai legislator perempuan, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk memperjuangkan perlindungan terhadap kaum perempuan, terutama mereka yang menjadi korban kekerasan atau ketidakadilan,” tutur ibu dua anak ini.
Baca Juga: Apresiasi Panen Raya Padi Sehat Kelurahan Klampok, Pemkot Blitar Siap Jadikan Program Daerah
Meski baru di dunia politik, Eva percaya bahwa setiap perempuan punya ruang untuk berkontribusi bagi masyarakat. Asalkan memiliki keberanian, wawasan luas, dan niat yang tulus.
“Saya mengajak semua perempuan untuk menjadi sosok tangguh, cerdas, dan tetap bermartabat tanpa melupakan kodratnya,” imbuh warga Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul ini.
Semangat Kartini, kata Eva, adalah semangat untuk terus belajar, mengabdi, dan melangkah maju.
“Mari kaum perempuan untuk terus berjuang dalam perannya masing-masing di tengah tantangan zaman,” pungkasnya. (sub/c1/din)
Editor : M. Subchan Abdullah