Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Berangkat Awal Mei, CJH Kabupaten BlitarJadi 3 Kloter

Didin Cahya Firmansyah • Jumat, 25 April 2025 | 20:58 WIB

 

BERTAHAP: Paket perlengkapan CJH di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Kabupaten Blitar.
BERTAHAP: Paket perlengkapan CJH di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Kabupaten Blitar.

Blitar – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir dan berangkat ke Tanah Suci dalam tiga kelompok terbang (kloter). Yakni, kloter 8 dan kloter 9 yang dijadwalkan berangkat pada Sabtu (3/5) dan kloter 46 pada Rabu (14/5).

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, Hamim Thohari, menyampaikan bahwa saat ini tinggal menyelesaikan distribusi perlengkapan CJH seperti koper dan perlengkapan lainnya. "Alhamdulillah, saat ini tinggal menyelesaikan pembagian properti haji. Selain itu, kami juga tinggal menunggu perubahan status jemaah cadangan dan penyelesaian manasik haji di tingkat kecamatan," ujarnya, saat ditemui pada Kamis (24/4).

Hamim melanjutkan, keberangkatan kloter 8 dan kloter 9  akan dilakukan bersamaan. CJH akan dilepas langsung oleh Bupati Blitar Rijanto dari halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar pada pukul 15.00 WIB, kemudian menuju Asrama Haji Surabaya. “Kami menyiapkan 22 bus untuk proses pemberangkatan. Rinciannya, 19 bus akan digunakan pada 3 Mei, ditambah satu bus cadangan. Sisanya, dua bus akan diberangkatkan untuk kloter 46 pada 14 Mei,” ungkapnya.

Dalam perjalanan menuju ke Asrama Haji Surabaya, bus akan transit di dua lokasi, yakni di Masjid Moeldoko Jombang dan Rest Area 725 Mojokerto, guna menyesuaikan jadwal masuk asrama haji yang telah ditentukan agar tidak terlambat atau lebih awal. Kloter 8 dan kloter 9 terdiri dari CJH asal Kabupaten Blitar secara penuh, sedangkan kloter 46 bergabung dengan CJH dari Kabupaten Kediri.

Terkait kesiapan fisik, Hamim menegaskan, proses istitaah kesehatan dilakukan dengan lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tujuannya untuk meminimalisasi risiko gagal berangkat karena alasan medis. "Dari total sekitar 850 jemaah, lebih dari 500 di antaranya dinyatakan membutuhkan pendampingan. Baik itu pendampingan obat, alat bantu, maupun pendampingan orang. Meski begitu, kami pastikan kesiapan fisik dan mental jemaah tahun ini lebih baik," terangnya.

Menjelang keberangkatan, rapat koordinasi terakhir bersama seluruh instansi terkait, termasuk kepolisian, dinas perhubungan, satpol PP, dan dinas kesehatan digelar pada Selasa (29/4) mendatang. Rapat ini akan memfinalisasi seluruh teknis keberangkatan hingga penjemputan saat kepulangan jemaah. “Kami berharap semua proses berjalan lancar dan jemaah Kabupaten Blitar bisa menunaikan ibadah haji dengan nyaman dan khusyuk,” pungkasnya.

Sementara itu, perkembangan per Kamis (24/4) dari data Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, sebanyak 843 CJH sudah melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2025, baik tahap I maupun tahap II. Sementara untuk masa pelunasan Bipih tahap II ada masa perpanjangan hingga Jumat (25/4) atau hari ini pukul 15.00 WIB. Selain itu, distribusi paket perlengkapan haji ketiga datang sebanyak 80 paket di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Kabupaten Blitar pada Rabu (23/4) tengah malam. Sebelumnya, dalam distribusi pertama dan kedua, sudah ada 570 paket dan 135 paket yang terdistribusikan ke CJH. dengan begitu, total sudah ada 785 paket. (jar/c1/ynu)

Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana
#kloter #blitar #haji #Kemenag 2025 #CJH #jemaah