Blitar – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diluncurkan pemerintah pusat sebagai kado ulang tahun warga masih belum mendapat perhatian di Kabupaten Blitar. Hingga kini, minat masyarakat memanfaatkan layanan tersebut terpantau rendah. Padahal penting untuk pencegahan dini penyakit masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar Christine Indrawati mengakui rendahnya minat masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan gratis. Sebab salah satu kendala utama adalah kekhawatiran masyarakat terhadap hasil pemeriksaan kesehatan mereka sendiri.
“Sebagian masyarakat masih takut untuk memeriksakan diri. Mereka khawatir justru mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit tertentu, akan menjadi panik,” ungkap Christine saat ditemui, Kamis (25/4).
Selain rasa takut, faktor lain yang memengaruhi rendahnya minat warga adalah anggapan bahwa proses pendaftaran terkesan merepotkan. Sebab, untuk mendapatkan layanan ini, masyarakat harus mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile dan membuat akun terlebih dahulu.
Padahal, lanjut Christine, layanan ini sangat penting untuk deteksi dini berbagai penyakit. Sebab memberikan manfaat besar dalam upaya promotif dan preventif kesehatan.
“Kami akan terus memberikan edukasi dan sosialisasi, terutama melalui media sosial. Kami juga memastikan bahwa petugas puskesmas siap membantu masyarakat dalam proses mengunduh dan membuat akun di aplikasi SATUSEHAT Mobile. Namun yang terpenting meningkatkan kesadaran masyarakat,” jelasnya.
Untuk mengikuti pemeriksaan, warga cukup membuat akun pada aplikasi SATUSEHAT Mobile. Melalui aplikasi ini, mereka akan mendapatkan tiket pemeriksaan lengkap dengan notifikasi yang dikirim menjelang ulang tahun hingga pada hari ulang tahun itu sendiri.
Namun bagi masyarakat yang kesulitan mengakses atau belum memahami teknis penggunaan aplikasi, dinkes membuka opsi pemeriksaan langsung di puskesmas terdekat. Nantinya petugas puskesmas juga membantu proses pendaftaran aplikasi tersebut.
“Kami berharap masyarakat tidak perlu takut. Justru dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, penanganan penyakit bisa lebih cepat dan tepat,” pungkasnya. (jar/din)
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana