Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pengembangan Taman Plaza PETA Kota Blitar Tertunda Karena Efisiensi Anggaran

M. Subchan Abdullah • Rabu, 30 April 2025 | 19:39 WIB
CAGAR BUDAYA: Pemkot Blitar terus berupaya untuk mengembangkan Taman Plaza Monumen PETA meski kondisi anggaran terbatas.
CAGAR BUDAYA: Pemkot Blitar terus berupaya untuk mengembangkan Taman Plaza Monumen PETA meski kondisi anggaran terbatas.

BLITAR – Rencana pengembangan Taman Plaza Monumen PETA tahun ini dipastikan tertunda. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar menyebut tak adanya alokasi anggaran menjadi alasan utama pembangunan tahap dua belum bisa dilakukan.  

Kepala Disbudpar Kota Blitar, Edy Wasono, mengungkapkan bahwa sempat merencanakan sejumlah penambahan fasilitas untuk mempercantik kawasan taman bersejarah tersebut. Mulai dari pembangunan pedestrian, taman pendukung, hingga spot selfie yang dilengkapi dengan foto-foto pejuang PETA. “Tapi tahun ini belum bisa kami laksanakan. Karena ada efisiensi anggaran, sehingga dialihkan ke kegiatan lain yang lebih prioritas,” ungkap Edy.   

Selain itu, pembangunan lampu hias di sekitar Monumen Potlot juga masuk dalam rencana tahap dua tersebut. Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk proyek pengembangan ini diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Namun, dengan terbatasnya anggaran yang tersedia, disbudpar memilih menunda rencana tersebut.

Padahal, Taman Plaza yang berada di kawasan Monumen PETA ini digadang-gadang menjadi salah satu destinasi wisata malam favorit di Kota Blitar. Tak hanya menjadi tempat nongkrong yang nyaman dan menarik bagi anak muda, taman ini juga memiliki nilai edukatif karena memuat sejarah perjuangan para tentara PETA.  

“Tujuan kami tak hanya mempercantik kawasan, tapi juga memberi ruang edukasi sejarah agar generasi muda bisa lebih mengenal nilai-nilai perjuangan,” terangnya.  

Meski belum terealisasi tahun ini, disbudpar tetap berkomitmen untuk melanjutkan pengembangan Taman Plaza tersebut pada tahun anggaran berikutnya. “Tahun depan kami usulkan lagi. Mudah-mudahan bisa terwujud,” pungkas Edy.

Pengembangan Taman Plaza Monumen PETA menjadi salah satu proyek besar Museum PETA. Museum tersebut memanfaatkan bangunan bekas markas tentara PETA yang kemudian jadi bangunan tiga SMP negeri. Pemkot telah merelokasi tiga SMPN tersebut untuk pengembangan Museum PETA. (sub/c1/ady)   

Editor : M. Subchan Abdullah
#Edukatif #museum #spot #wisata malam #PETA #suasana #Taman Plaza Monumen PETA #nongkrong #Disbudpar #pejuang #Kota Blitar