BLITAR – Rencana pelaksanaan seleksi kompetensi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II Kabupaten Blitar yang semula dijadwalkan berlangsung pada 5–7 Mei 2025 mendatang resmi ditunda. Hal ini membuat galau nasib honorer pemerintah kabupaten (pemkab).
Penundaan ini mengikuti instruksi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat edaran tertanggal 25 April 2025. Namun tidak hanya calon PPPK Pemkab Blitar yang tertunda. Ada juga peserta dari kota lain yang ikut merasakan hal yang sama.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Data BKPSDM Kabupaten Blitar, Erbi Erwancoro mengatakan, penundaan ini bersifat nasional dan berlaku di 53 titik lokasi mandiri milik BKN. Termasuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menjadi lokasi seleksi peserta dari Kabupaten Blitar.
“Dalam surat edaran dari BKN, disebutkan bahwa penundaan ini dilakukan agar pelaksanaan seleksi berjalan optimal, mengingat terbatasnya waktu untuk penyediaan sarana dan prasarana penunjang yang memadai,” ujar Erbi, Jumat (2/5/2025).
Dia melanjutkan bahwa hingga saat ini masih belum mengetahui secara pasti jadwal baru pelaksanaan seleksi. Dia masih menunggu informasi resmi dari pusat. Namun jika nantinya jadwal resmi sudah keluar tentu BKPSDM akan langsung mengumumkan.
BKPSDM Kabupaten Blitar juga telah mengumumkan penundaan ini melalui media sosial agar seluruh peserta mendapat informasi secara merata. Terpantau akun Instagram lembaga ini dibanjiri pertanyaan netizen,terkait jadwal resmi tes PPPK tahap II.
“Kami akan turut memantau seleksi kompetensi PPPK tahap II. Kami mengimbau untuk peserta tidak telat. Harus di lokasi ujian 1 jam sebelum dimulai ujian. Karena terlambat sedikit, server ujian sudah tertutup,” ungkapnya.
Sebelumnya, sebanyak 1.730 peserta dari Kabupaten Blitar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan dijadwalkan mengikuti seleksi kompetensi pada tahap II ini. Rinciannya, 1.085 peserta dari formasi guru, 99 dari formasi tenaga kesehatan, dan 549 dari formasi teknis.
Dengan adanya penundaan ini, peserta diimbau untuk tetap memantau perkembangan informasi resmi dari BKPSDM atau portal BKN. “Kami minta peserta tetap tenang dan terus mempersiapkan diri. Begitu jadwal baru ditetapkan akan kami sampaikan secepatnya,” tutur Erbi.
Sementara itu, Nisa Nur Taufiqoh, peserta seleksi kompetensi PPPK tahap II, mengaku kecewa terhadap penundaan jadwal seleksi. Sebab, dia sudah memesan tiket kereta dan penginapan di Malang. Kini, dia harus membatalkan tiket tersebut karena penundaan ini.
“Saya harap jadwal seleksi kompetensi segera diumumkan. Agar dapat memesan tiket kereta dan penginapan. Namun, saya juga terus mempersiapkan diri dengan latihan soal-soal dan tryout online,” pungkasnya.(jar/c1/din)
Editor : M. Subchan Abdullah