BLITAR – Sebanyak 752 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Blitar dilepas secara resmi dari Kantor Bupati Blitar, Kanigoro, menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (3/5/2025).
Mereka tergabung dalam dua kloter yakni kloter 8 dan kloter 9. Masing-masing berjumlah 376 orang termasuk petugas.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Blitar, Hamim Tohari, menegaskan bahwa prosesi pelepasan dimulai pukul 14.30 WIB dan hanya berlangsung sekitar 30 menit untuk menjaga stamina jemaah. Selain Bupati Blitar, pelepasan ini juga dihadiri oleh anggota DPR RI dari Komisi VIII.
“Kami kawal keberangkatan kloter 8 dan kloter 9. Masing-masing sebanyak 376 orang. Jemaah berkumpul di Pendapa Kanigoro untuk pengecekan akhir dan penataan ulang regu rombongan sesuai Pramanifest,” terang Hamim, Minggu (4/5/2025).
Setiap kloter, jelas dia, diberangkatkan menggunakan sembilan bus, ditambah satu bus cadangan. Jemaah kloter 8 dijadwalkan tiba di Asrama Haji pada pukul 19.50 WIB, sedangkan kloter 9 pada pukul 21.00 WIB.
Hamim juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. Makanan yang dibagikan di pendapa hanya boleh dikonsumsi selama perjalanan dan tidak diperbolehkan dibawa masuk ke dalam asrama.
“Hal ini sudah menjadi prosedur tetap untuk menjaga kebersihan dan keamanan di area asrama,” imbuhnya.
Dalam keberangkatan ini, jemaah termuda tercatat berusia 23 tahun asal Kecamatan Wonodadj, sementara yang tertua berusia 95 tahun asal Kecamatan Garum.
Sementara itu, Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Endro Pramono, mengatakan bahwa telah menyiagakan empat unit ambulans lengkap dengan petugas medis dan dokter.
“Jika ada jemaah yang tidak mampu bergabung di rombongan bus karena kondisi kesehatan, ambulans siap membawa mereka ke Surabaya. Namun dari hasil pemeriksaan terakhir, seluruh jemaah dinyatakan sehat dan isthithaah,” jelas Endro. (jar/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah