Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

18 Warga Wonotirto Blitar Diduga Keracunan Makanan Usai Yasinan, Begini Kronologisnya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 12 Mei 2025 | 12:21 WIB
Penyelidikan : Petugas Polsek Wonotirto melakukan identifikasi pada barang bukti sisa makanan bakso yang diduga mengakibatkan keracunan di Desa Wonotirto.
Penyelidikan : Petugas Polsek Wonotirto melakukan identifikasi pada barang bukti sisa makanan bakso yang diduga mengakibatkan keracunan di Desa Wonotirto.

Kabupaten – Sebanyak 18 warga Dusun Sembon, Desa/Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, mengalami keracunan makanan, diduga usai menghadiri acara yasinan pada Kamis (8/5) malam. Insiden tersebut baru diketahui pada Sabtu malam (10/5) dan dilaporkan ke Polsek Wonotirto keesokan harinya.

Kasihumas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, mengatakan para korban mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, pusing, dan lemas setelah mengonsumsi makanan yang disajikan dalam acara yasinan tersebut. Menu yang disuguhkan di antaranya pisang goreng, roti, teh buatan sendiri, serta bakso keliling yang dipesan dari warga setempat.

“Total ada 18 orang yang dilaporkan mengalami gejala keracunan, terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa. Beberapa di antaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan puskesmas,” ujar Putut Minggu (11/5).

Dia melanjutkan, bahwa ada dua orang dirawat di Klinik Tirta Husada, satu orang di RSI Aminah Kota Blitar, empat orang di Puskesmas Wonotirto, dan sisanya menjalani rawat jalan di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk praktik mandiri bidan dan puskesmas setempat.

Sementara itu, satu anak atas nama Ilham (11), menjadi korban pertama yang menunjukkan gejala pada Jumat siang, sehari setelah acara berlangsung.

“Korban pertama mengeluh sakit perut dan muntah usai pulang sekolah. Kondisinya memburuk hingga dilarikan ke rumah sakit Aminah Kota Blitar. Setelah itu, korban lainnya menyusul mengalami keluhan serupa,” jelasnya.

Petugas dari Polsek Wonotirto, Satreskrim, Inafis Polres Blitar, serta tenaga medis dari Puskesmas Wonotirto langsung melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Beberapa barang bukti seperti sisa makanan, saus, kecap, serta sampel muntahan korban telah diamankan untuk keperluan uji laboratorium.

Untuk penanganan lebih lanjut, kasus ini kini dilimpahkan ke Satreskrim Polres Blitar guna penyelidikan mendalam. Polisi juga akan meminta keterangan dari saksi-saksi termasuk penjual bakso yang menjadi salah satu penyedia makanan dalam acara yasinan.

“Kondisi korban saat ini berangsur membaik, namun tetap dalam pemantauan tenaga kesehatan. Barang bukti juga telah dikirim ke laboratorium kesehatan daerah untuk memastikan penyebab pasti keracunan,” pungkasnya.

 

 

Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana
#rumah sakit #keracunan #blitar #makanan #muntah #polres blitar #jamaah #yasinan #wonotirto blitar