BLITAR - Peristiwa keracunan puluhan warga Dusun Sidorejo, Desa Selorejo, Kabupaten Blitar membuat gempar warga desa setempat. Pemerintah desa menyebut bahwa keracunan ini baru pertama terjadi di desanya.
Kepala Dusun Sidorejo, Desa Selorejo, Ponidi mengaku, peristiwa keracunan ini merupakan kejadian pertama yang menimpa kegiatan posyandu lansia di wilayahnya.
Dia mengaku kolak kacang hijau merupakan menu rutin yang setiap bulan disajikan kepada peserta posyandu, dan selalu diolah sendiri oleh lima orang petugas yang sama.
“Selama bertahun-tahun tidak pernah ada masalah. Bahan memang kami beli, tapi semua diolah mandiri. Baru kali ini ada kejadian seperti ini. Kami sungguh tidak menyangka,” ungkapnya.
Ponidi menyebut, sekitar 60 warga sempat mengalami gejala keracunan. Beberapa di antaranya dirawat intensif, sebagian sudah dipulangkan.
Dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh korban dan keluarga atas kejadian yang tidak diinginkan itu.
“Kami sangat menyesalkan dan memohon maaf sebesar-besarnya. Ini jadi bahan evaluasi bersama,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dugaan keracunan makanan ini kini masih dalam penyelidikan Polres Blitar. Tim Inafis dan petugas dari Polsek Selorejo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sisa bahan makanan untuk keperluan penyelidikan lanjutan.
Polisi juga terus berkoordinasi dengan dinkes guna mendalami penyebab pasti kasus tersebut. (jar/din)
Editor : M. Subchan Abdullah