BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Pengasuh Majelis Sabilutaubah, KH Agus Iqdam Khalid atau akrab disapa Gus Iqdam, menyampaikan bahwa harlah ke-6 Sabilutaubah akan menjadi momentum istimewa untuk mempererat kebersamaan umat.
Dalam wawancara eksklusif, Gus Iqdam menjelaskan bahwa harlah kali ini tidak hanya sekadar seremonial, namun juga berisi berbagai rangkaian kegiatan keagamaan yang melibatkan semua kalangan.
"InsyaAllah acara harlah ke-6 Sabilutaubah akan kita laksanakan dalam beberapa hari ini. Setiap harinya akan berbeda-beda. Ada pengajian, ada sholawatan, semua bisa ikut. Ini bentuk bahwa Sabilutaubah merangkul semua," ujar Gus Iqdam, Senin (5/5/2025).
Baca Juga: Pemkab Kebut Pembentukan Koperasi Merah di Kabupaten Blitar, Ini Langkah yang Dilakukan
Sebagai tokoh muda yang menjadi magnet spiritual ribuan jamaah, Gus Iqdam mengatakan bahwa harlah ke-6 Sabilutaubah menjadi ajang pembuktian bahwa majelis yang ia asuh terbuka untuk siapa saja.
“Artinya semua orang bisa ngaji di Sabilutaubah. Kita buat acara siang dan malam dengan nuansa yang beda-beda. Tapi puncaknya tetap pengajian dan sholawatan sebagai bentuk taqorrub kepada Allah SWT,” tegasnya.
Majelis Sabilutaubah yang dikenal dengan pengajian-pengajiannya yang meriah namun penuh makna, kini genap berusia enam tahun. Dalam harlah ke-6 Sabilutaubah, Gus Iqdam menegaskan pentingnya menjaga semangat istiqomah yang sudah berjalan sejak awal majelis ini berdiri.
Baca Juga: Dana Sisa Hibah Pilkada Kota Blitar Masuk Rekening Kas Umum Daerah, BPKAD Akan Lakukan Ini
“Alhamdulillah, selama 6 tahun ini Sabilutaubah tetap istiqomah. Setiap malam Selasa dan malam Jumat, entah saya di rumah, umroh, atau bahkan saat haji, tetap kita jalankan,” ungkap Gus Iqdam.
Salah satu hal yang membuat pengajian Gus Iqdam di Sabilutaubah terus tumbuh dari tahun ke tahun adalah kenyamanan yang dirasakan jamaah. Dalam momentum harlah ke-6 Sabilutaubah, jamaah dari luar daerah bahkan luar pulau mulai berdatangan.
“Saya sendiri nggak tahu kenapa jamaahnya selalu tambah. Mungkin mereka merasa nyaman saja. Yang penting saya jalani dan ngalir saja,” katanya dengan rendah hati.
Baca Juga: Cerita Warga Sekitar TPS Baru Kelurahan Bendogerit Kota Blitar usai TPS Dinonaktifkan
Menurut Gus Iqdam, tidak ada rahasia khusus dalam menjaga jamaah tetap istiqomah. Dalam rangka harlah ke-6 Sabilutaubah, ia justru ingin menunjukkan bahwa kekuatan sebuah majelis bukan hanya dari popularitas, tetapi dari konsistensi dan ketulusan dalam mengabdi.
“Doakan semoga tetap istiqomah. Soal rahasia, ya nggak ada kok. Mungkin karena niat kita ingin ngajak orang mendekat kepada Allah SWT, itu saja,” tutur Gus Iqdam.
Seperti diketahui, harlah ke-6 Sabilutaubah tidak hanya menjadi agenda internal majelis, namun juga menjadi perhatian masyarakat luas, terutama para pecinta majelis dzikir dan sholawat. Di media sosial, jamaah Gus Iqdam dari berbagai kota bahkan luar negeri turut menyatakan niat hadir.
Dengan semangat menyatukan umat dan menjadikan majelis sebagai tempat kembali, Gus Iqdam berharap momentum harlah ke-6 Sabilutaubah bisa memperkuat nilai ukhuwah dan cinta kepada Allah SWT.
“Selama masih bisa ngajak orang ngaji dan sholawatan, insyaAllah saya akan terus jalani. Doakan, ya,” pungkasnya.(ang)
Editor : Anggi Septian A.P.