Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Riding Ganteng Demi Kesehatan Mental dan Prostat: DGR Blitar 2025 Gaungkan Peduli Sesama Lewat Gaya

Anggi Septian A.P. • Senin, 19 Mei 2025 | 01:45 WIB
Para rider menyusuri melewati Jalan Merdeka, Kota Blitar pada event DGR 2025
Para rider menyusuri melewati Jalan Merdeka, Kota Blitar pada event DGR 2025

BLITAR KAWENTAR – Suara deru motor klasik dan moge menderu pelan di jalanan Kota Blitar, Minggu (18/5/2025) pagi. Bukan konvoi biasa, namun parade para pria dan perempuan bergaya rapi, elegan, dan tentu saja… gentle. Mereka menamainya: Distinguished Gentleman’s Ride (DGR).

Event ini bukan sekadar ajang komunitas motor bergaya. DGR adalah gerakan internasional yang serentak digelar di lebih dari 100 negara setiap tahun untuk menggalang kepedulian terhadap kesehatan mental pria dan kanker prostat. Di Blitar, tahun ini menjadi penyelenggaraan resmi ke-2 setelah lolos verifikasi dari pusat DGR di Australia.

"Alhamdulillah, ini tahun ke-2 kita ikut Distinguished Gentleman’s Ride. Seramai tahun kemarin," ujar Tatag Prayoga atau akrab disapa Bonteg, salah satu host DGR Blitar saat ditemui di lokasi. "Acaranya riding, tapi pakai gaya gentleman. Ganteng, rapi, elegan. Tapi tujuannya ya bukan cuma bergaya, ini untuk amal—untuk kesehatan mental pria dan kanker prostat."

Peserta DGR 2025 foto bersama sebelum riding menyusuri jalanan Kota Blitar
Peserta DGR 2025 foto bersama sebelum riding menyusuri jalanan Kota Blitar

Bersama teman-teman biker di Blitar Raya, mereka menginisiasi DGR Blitar sejak 2024. Mereka berkolaborasi dengan berbagai komunitas motor lokal seperti Vespa, motor custom, hingga moge. Tahun ini, peserta berkisar antara 100–150 orang, sebagian besar berasal dari Blitar dan sekitarnya.

"Kita submit langsung ke pusat, ke Australia. Dulu kita harus ke kota sebelah yang udah duluan ngadain. Tahun kemarin kita nekat bikin sendiri, ternyata di-ACC dan jadi resmi," kata Bonteg penuh semangat.

Sementara itu, Host DGR yang lain juga sekaligus praktisi kesehatan, dr Bayu Perkasa Roos atau akrab disapa Baroz menjelaskan latar belakang pentingnya acara ini dari sisi medis.

“DGR itu dibuat karena kepedulian terhadap mental pria dan kanker prostat. Dua isu kesehatan ini sering dianggap remeh, padahal dampaknya luar biasa,” jelasnya.

Menurutnya, dunia otomotif yang identik dengan maskulinitas menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan ini. Lewat riding santai, para pria diajak lebih sadar akan pentingnya memeriksakan diri, berbagi cerita, dan mematahkan stigma bahwa pria harus selalu tampak kuat tanpa boleh terlihat rapuh.

“Setelah DGR digelar bertahun-tahun, kesadaran pria tentang pentingnya konsultasi dan periksa kesehatan meningkat. Jadi acara ini bukan cuma seru-seruan, tapi ada manfaat yang nyata,” tambahnya.

Gerakan ini bekerja sama dengan Movember Foundation, lembaga global yang berfokus pada isu kesehatan pria. Nama Movember sendiri diambil dari "Moustache" dan "November", mengajak para pria memelihara kumis sebagai simbol solidaritas dalam bulan kesadaran kesehatan pria.

Sebagai penutup, Bonteg berharap tahun depan event ini bisa lebih besar dan melibatkan lebih banyak pihak. “Tahun depan semoga bisa lebih ramai, lebih proper. Tapi yang penting, semangatnya tetap: riding boleh, tapi peduli sesama harus lebih kenceng. Gas terus!”.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Harley Davidson #motor custom #DGR 2025