BLITAR - Efisiensi anggaran benar-benar berdampak pada perjalanan dinas anggota legislatif. Jatah kunjungan kerja dan koordinasi ke luar daerah dikepras dan sangat membatasi ruang gerak dewan.
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Adi Santoso mengakui bahwa adanya efisiensi anggaran berdampak signifikan terhadap rencana kerja wakil rakyat, khususnya untuk kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.
Tak hanya secara kuantitas namun juga berpengaruh pada kualitas dan kinerja wakil rakyat. “Wakil rakyat memang biasanya berdiskusi dan koordinasi terkait berbagai kebijakan dan aturan yang ada di daerah. Tentu butuh sharing dengan wakil rakyat di daerah lain sehingga ada sinkronisasi kebijakan,” ungkapnya, Selasa (20/5/2025).
Pengurangan kuantitas kunker ini, jelas dia, tentu mengurangi intensitas kerja, juga akan berpengaruh pada tugas-tugas lain yang terkait dengan fungsi wakil rakyat. Biasanya masih ada sisa beberapa kali dalam satu semester, kini jatah perjalanan tersebut berkurang drastis.
“Kami sebenarnya tak berpengaruh dan menilai kebijakan ini merata di semua daerah, namun khusus di Kota Blitar kuntitasnya benar-benar berkurang sangat besar. Karena ini juga bagian dari diskusi kami dengan dewan di daerah lain,” terangnya.
Namun kondisi ini tak membuat semangat wakil rakyat patah, pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah bakal tetap dilakukan secara maksimal. Apalagi saat ini, kondisi Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar yang sedang dikepung bencana banjir dan beberapa persoalan lain yang membutuhkan perhatian.
“Tentu itu bukan menjadi alasan untuk tidak bekerja maksimal. Kami tetap bekerja alat kelengkapan dewan terus, beberapa persoalan tetap menjadi fokus kami,” tegasnya.
Dia berharap, efisiensi anggaran yang dilaksanakan di semua daerah ini menjadi solusi terbaik bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Blitar. Berbagai program dinas terkait berjalan dengan baik dan transparan.
Beberapa catatan terkait proyek infrastruktur segera menjadi evaluasi pemerintah daerah.
“Semoga kegiatan dinas tetap berjalan dengan baik. Kebetulan saya mengampu komisi III, terkait pembangunan. Ini masih menyisakan catatn khusus terkait proyek pembangunan yang harus diselelsaikan dan dievaluasi,” tandasnya. (ady)
Editor : M. Subchan Abdullah