Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Kemenag Blitar Siapkan Rakor Jelang Jemaah Calon Haji Berangkat Ke Armusna

Yanu Aribowo • Kamis, 22 Mei 2025 | 19:00 WIB
⁠Kemenag Blitar Siapkan Rakor Jelang Jemaah Calon Haji Berangkat Ke Armusna
⁠Kemenag Blitar Siapkan Rakor Jelang Jemaah Calon Haji Berangkat Ke Armusna

BLITAR – Prosesi puncak musim haji 1446 Hijriah tengah dipersiapkan dengan matang. Harapannya, jemaah haji bisa menuntaskan rangkaian ibadah di kawasan Arafah, Musdalifah, dan Mina (Armusna) dengan lancar pada awal Juni mendatang. Salah satu agenda menghadapi puncak musim haji adalah digelarnya rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai pihak terkait.

Awal pekan ini, petugas dari kelompok terbang (kloter) 9 Embarkasi Surabaya (SUB) mengikuti rakor bersama koordinator sektor 10.

Bertempat di Kantor Sektor 10 di Hotel 1021, semua ketua kloter yang ada di wilayah sektor 10 di undang oleh Kepala Sektor 10, Dr As’adul Anam. Dalam pertemuan tersebut dilakukan koordinasi terkait kegiatan menjelang puncak haji. Rakor sektor 10 berlangsung pada Selasa (20/5) malam dan ada beberapa poin penting sebagai persiapan jelang puncak haji.

“Misalnya terkait pergerakan jemaah ke Arafah, Musdalifah dan Mina, serta pembagian tenda-tenda berbasis syarikah,” jelas ketua kloter 9 SUB, Choirun Niam.

Selain itu, juga dibahas tentang kondisi pasangan yang sementara ini terpisah karena berbeda syarikah. Nantinya, setelah proses penggabungan tuntas, akan berangkat menjadi satu syarikah ketika puncak musim haji. Tak hanya momen pemberangkatan menuju Armusna, waktu perpulangan jemaah haji juga menjadi perhatian serius. “Jemaah yang sebelumnya berbeda syarikah dan berbeda hotel akan disatukan lagi dengan konsep satu kloter, sehingga berangkat bersama pulang tetap bersama,” terang Niam.

Seperti diketahui, hingga pertengahan Mei ini jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang sudah berada di Tanah Suci sebanyak 791 orang. Mereka terbagi dalam empat keberangkatan, yakni kloter 8 sebanyak 376 orang, kloter 9 sebanyak 376 orang, kloter 45 sebanyak 37 orang, dan kloter 46 sebanyak 2 orang. Terutama jemaah haji yang masuk kategori risiko tinggi (risti) secara rutin dipantau oleh tim kesehatan haji Indonesia (TKHI).

Dalam perjalanannya seorang jemaah haji terpantau menghembuskan napas terakhir di RS King Abdul Aziz, Kota Makkah, atas nama Muhadi Madris, asal Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, pada Senin (19/5) dini hari sekitar pukul 02.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Jenazah pria 74 tahun ini usai disalatkan di Masjidil Haram lalu segera dimakamkan di pemakaman Soraya.

Selain itu, dua jemaah haji risti juga dilaporkan penyakit bawaannya diabetes sempat kabuh dan menjalani rawat jalan. Saat ini, sejak tiba di Kota Makkah pada Selasa (13/5) lalu, penginapan jemaah haji kloter 9 terbagi menjadi tiga hotel di kawasan Miswala. Jarak antarhotel masih kategori berdekatan, sekitaran 100 meter dan jarak ke Masjidil Haram sekitar dua kilometer. (ynu)

Editor : Fuad Abida
#arafah #musdalifah #blitar #mina #musim haji #jemaah haji #kelompok terbang #embarkasi surabaya