Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Proyek Jalan di Kabupaten Blitar Belum Dimulai, Terus Kapan Diperbaiki?

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 22 Mei 2025 | 20:00 WIB

 

TUNGGU ANGGARAN: Pekerja proyek melakukan perbaikan jalan melalui skema URC yang kini terhenti karena kehabisan bahan.
TUNGGU ANGGARAN: Pekerja proyek melakukan perbaikan jalan melalui skema URC yang kini terhenti karena kehabisan bahan.

BLITAR – Hingga pertengahan Mei, pengerjaan proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Blitar belum juga dimulai. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya, kegiatan fisik seperti perbaikan dan pembangunan jalan biasanya sudah berjalan pada periode yang sama.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan mengatakan, proyek-proyek fisik seperti pembangunan jalan dan drainase masih belum dikerjakan hingga saat ini. Menurutnya.

Keterlambatan ini disebabkan karena masih menunggu instruksi dari kepala daerah serta hasil konsolidasi dan pembaruan alokasi anggaran. “Beberapa waktu lalu ada informasi tambahan anggaran hasil efisiensi yang bisa dialihkan untuk proyek infrastruktur. Tapi ini masih harus dipastikan dulu sebelum kami mulai pengerjaan, maka dari itu belum jalan. Namun, kini sudah mulai lelang,” ujarnya.

Hamdan melanjutkan, dinas PUPR sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan seperti survei lapangan di sejumlah titik proyek yang akan dikerjakan. Namun, pelaksanaan fisik belum bisa dilakukan karena persoalan anggaran yang belum final. Kondisi ini berbeda dengan tahun lalu, di mana pengerjaan proyek infrastruktur sudah dimulai sejak April.

Terkait target dimulainya pelaksanaan fisik, Hamdan belum bisa memastikan. Namun, dia berharap pekerjaan bisa segera dimulai dalam bulan Mei ini. “Agar jalan-jalan yang diperbaiki ini dapat cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Data yang dihimpun menyebutkan, sejak awal 2025, satu-satunya proyek fisik yang berjalan adalah perbaikan darurat melalui unit reaksi cepat (URC). Sayangnya, sejak April lalu, kegiatan URC juga terhenti karena ketiadaan material. “URC ini sifatnya hanya untuk penanganan darurat, seperti tambal sulam jalan rusak. Tapi karena pengadaan material belum bisa dilakukan, maka saat ini URC pun terhenti,” ungkapnya.

Hamdan menambahkan, selain menunggu kepastian porsi anggaran tahun ini, dia juga belum mendapat petunjuk lanjutan dari pimpinan. Padahal, aduan kerusakan jalan dari masyarakat semakin bertambah. “Harapan kami, bulan Mei ini sudah bisa dilakukan pengadaan material agar tim URC bisa kembali bekerja. Sebab, banyak laporan jalan rusak yang harus segera ditangani,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)

Editor : Fuad Abida
#proyek infrastruktur #Kabupaten Blitar #blitar #Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang #pembangunan jalan