Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mengenal Ratu Bridge Kota Blitar: Siapa Sosoknya dan Apa Prestasinya?

Fajar Rahmad Ali Wardana • Minggu, 25 Mei 2025 | 16:00 WIB
Alya Mustika Putri, Ratu Bridge Kota Blitar
Alya Mustika Putri, Ratu Bridge Kota Blitar

BLITAR - Bumi Bung Karno ternyata memiliki atlet berprestasi di olahraga yang jarang dilirik. Dia adalah Alya Mustika Putri, atlet bridge Kota Blitar. Baru-baru ini bahkan berhasil menjadi juara di kompetisi bridge pada beberapa edisi porprov.

Alya sangat antusias ketika mengenang awal mula perjalanannya menjadi atlet bridge. Tak pernah disangka, keisengannya ikut ekstrakurikuler saat duduk di bangku SMA justru mengantarkannya pada sederet prestasi bergengsi.

Perempuan 23 tahun asal Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, ini kini menjadi andalan Kota Blitar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Bahkan sudah empat kali ini dia mengikuti ajang olahraga multievent tersebut.

“Aku tuh awalnya cuma penasaran. Waktu itu pas masa pengenalam lingkungan sekolah (MPLS) ada demo ekstrakurikuler. Ada bridge, kok pakai kartu, tapi bukan main remi. Menarik aja,” kata Alya, mengenang momen perkenalannya dengan olahraga otak tersebut.

Alya saat itu bersekolah di SMA Negeri 3 Blitar. Dia mengaku belum pernah mengenal bridge sebelumnya. Bahkan saat SMP, cabang olahraga ini belum terlalu dikenal.

Tapi sejak bergabung, rasa ingin tahunya tumbuh pesat. Permainannya penuh logika dan strategi. Semacam teka-teki yang membuatnya ketagihan.

Bakatnya perlahan terasah. Alya mulai mengikuti berbagai kejuaraan. Pertama kali bergabung pada 2019 dan mengikuti porprov untuk pertama kalinya.

Namun, dia sempat vakum selama 2 tahun, dan tentu ada hal yang melatarbelakangi tindakannya.

 “Waktu itu memang nggak aktif, tapi aku tetap belajar materi. Jadi saat comeback sudah lebih siap menjadi atlet bridge,” tuturnya.

Benar saja, usai kembali turun gelanggang, prestasi demi prestasi berhasil dia raih. Di ajang Porprov 2022, dia sukses menyabet medali perak.

Lalu, pada Porprov 2023, Alya mempersembahkan dua medali untuk Kota Blitar, yakni emas di kategori pasangan putri dan perunggu di kategori beregu campuran (mix team).

Tahun ini, Alya kembali dipercaya mewakili Kota Blitar pada ajang porprov.

Dia akan turun di tiga nomor, di antaranya pasangan putri, beregu putri, dan beregu campuran. Persiapannya pun terus dimatangkan, mulai dari pendalaman materi, komunikasi dengan partner, hingga menjaga kesehatan fisik dan mental.

“Kalau otak sudah capek, badan juga lelah, ya hasilnya pasti kurang maksimal. Jadi, semuanya harus seimbang,” jelasnya.

Alya juga dikenal aktif di luar dunia olahraga. Dia sempat bergabung dalam program Kampus Merdeka dan ditempatkan di Blitar.

Kini, dia juga menjadi salah satu pendaftar ajang pemilihan Gus dan Jeng. Baginya, belajar dan berkontribusi tak harus dari satu jalur.

“Saya ingin terus mengabdi untuk Kota Blitar dari berbagai sisi. Bisa lewat olahraga, bisa juga lewat duta wisata. Bridge itu memang bukan olahraga fisik, tapi tantangannya nggak kalah berat dan kalau sudah cinta. Belajar pun jadi ringan,” pungkasnya. (jar/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#bumi bung karno #jawa timur #porprov #prestasi #atlet #ratu #Alya Mustika Putri #bridge #jatim #Kota Blitar