Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar Ikut Soroti Kondisi RSUD Mardi Waluyo, Begini Katanya

Noormalady Usman • Rabu, 28 Mei 2025 | 22:00 WIB
Mantan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar.
Mantan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar.

BLITAR - Mirisnya kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo mendapat perhatian dari mantan wali Kota Blitar M. Samanhudi Anwar. Tak hanya defisit anggaran, rumah sakit pelat merah ini juga dikabarkan mengalami penurunan kunjungan drastis.

Apa yang terjadi ini diungkapkan langsung oleh direktur RSUD Mardi Waluyo, ditambah lagi dengan pihak legislatif yang beberapa waktu menuding bahwa hal ini disebabkan oleh bobroknya manajemen rumah sakit.

“Seharusnya dalam kondisi seperti ini tidak bisa hanya saling menyalahkan. Karena untuk menyelesaikan persoalan tak sekadar evaluasi, tapi butuh aksi bersama untuk mencari solusi,” tegas mantan wali Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar, kepada Koran ini kemarin (27/5).

Menurut dia, memang yang paling bertanggung jawab terkait kondisi rumah sakit saat ini adalah pihak manajemen dari tingkat pembuat kebijakan, dokter, hingga para perawat. Kemudian, bagaimana dengan peran evaluasi berkala dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terkait dengan keuangan hingga pelayanan.

“Pemkot seharusnya mengetahui kondisi ini bisa terjadi, khususnya terkait masalah keuangan. Kan selalu ada evaluasi berkala tahunan, seperti apa evaluasinya, lalu pasti ada tindakan antisipasi, hingga kemudian muncul utang hingga miliaran begini,” tanyanya.

Tak hanya pemerintah daerah, ujar dia, tetapi bagaimana dengan pengawasan yang dilakukan oleh pihak legislatif, dalam hal ini Komisi 1 DPRD Kota Blitar. Biasanya langsung memanggil manajemen rumah sakit untuk diajak bicara lewat rapat tertutup, apa yang dirapatkan selama ini sehingga terjadi defisit keuangan.

“Jadi, jangan hanya bisa menyalahkan, bagaimana hasil rapat dengan memanggil pihak rumah sakit ke dewan. Pengawasan komisi 1 seperti apa, masak cuma datang untuk marah-marah saja tanpa memberikan solusi,” bebernya.

Dia berharap Pemkot Blitar, wakil rakyat, dan manajemen segera duduk bersama untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi di rumah sakit. Segera tunjuk orang-orang profesional dan berani melakukan tindakan yang tepat untuk melakukan perbaikan kondisi secara cepat dan segera. Karena masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak perlu menunggu.

“Meskipun sulit, tapi tetap harus segera ada solusi cepat. Kalau tidak, maka persoalan dan kondisi ini akan semakin parah dan rumit. Saat saya mengelola rumah sakit ini bisa surplus hingga miliaran,” herannya.

Sebelumnya, pihak manajemen rumah sakit beberapa waktu lalu mengakui bahwa kondisi keuangan RSUD Mardi Waluyo sedang tidak baik-baik saja, bahkan memiliki hutang hingga miliaran. Kondisi ini diperparah lagi dengan tingkat kunjungan masyarakat ke rumah sakit yang semakin menurun dari tahun ke tahun. (ady/c1)

Editor : Fuad Abida
#Mardi Waluyo #blitar #wali kota blitar #mantan #pemkot #rsud #manajemen #rumah sakit umum daerah #DPRD #Direktur #samanhudi anwar