Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Keren, Di Kota Blitar Ternyata ada Game Animator Roblox Internasional, Ini Dia Sosoknya

Noormalady Usman • Rabu, 28 Mei 2025 | 20:30 WIB
MANTAP: Divi saat berada di depan komputer tempat menyelesaikan pesanan animasi.
MANTAP: Divi saat berada di depan komputer tempat menyelesaikan pesanan animasi.

BLITAR - Salah satu rumah di Jalan Kenari tampak sepi kemarin. Seorang remaja terlihat sedang duduk serius mengutak-atik mouse komputer dengan tiga layar di depannya. Dialah Al Divi Rarindrayana, yang sedang membuat pesanan animasi dari salah satu pelanggan dari luar negeri.

Putra sulung pasangan suami istri Jodi Narendradata dan Vita Tunjung Sari ini sejak duduk di kelas IV sekolah dasar memang sudah gemar bermain gim. Namun, ketertarikannya terhadap permainan ini hanya sekadar untuk melihat dan mengamati bagaimana sebuah karakter dalam permainan bisa sedemikian hidup.

“Awalnya saya memang senang main gim. Namun lama-lama saya justru tertarik dengan animasi di dalam sebuah permainan. Setiap karakternya dan bagaimana gerakan-gerakannya. Waktu itu saya sering dimarahi Mama, kok main gim terus,” tuturnya.

Setelah beberapa lama, dia mulai tertarik untuk membuat animasi. Mulai secara otodidak belajar dari YouTube tentang bagaimana membuat karakter gim. Butuh waktu yang cukup lama hingga menguasai satu karakter. Setelah benar-benar menguasai, salah satu karakter karyanya menarik beberapa teman.

“Ternyata respons dari teman-teman di komunitas bagus. Mereka meminta saya untuk terus belajar dan membuat karakter yang lebih menarik. Itu yang membuat saya merasa tertantang,” aku remaja yang ingin memiliki perusahaan developer game ini.

Terus belajar tanpa kenal lelah, bahkan harus tidur hingga larut malam. Namun, proses tak membohongi hasil karena sejak itu mulai datang orderan dari luar negeri hingga dalam negeri untuk dibuatkan animasi karakter. Meskipun saat sibuk, Divi, sapaan akrabnya, tak lupa untuk menyelesaikan berbagai urusan sekolah. “Kalau sedang banyak tugas atau harus belajar, ya saya belajar dulu. Setelah cukup, baru saya kerjakan pesanan dari para pemesan,” jelas lulusan MTsN Karangsari ini.

Hingga pada September 2024 lalu, dia mendapatkan tawaran mengejutkan dari perusahaan developer game Roblox sebagai animator. Sempat bingung dan terkejut, dia langsung meminta pertimbangan kedua orang tuanya yang juga terkejut dan menganggap bahwa tawaran tersebut datang dari orang-orang iseng.

“Saya langsung tanya ke Papa dan Mama, ternyata mereka juga kaget. Lalu, saya tunjukkan tawaran tersebut. Dan setelah saya respons ternyata memang benar. Setelah mereka setuju, saya pun mengiyakan tawaran tersebut. Saya sempat percaya tidak percaya, namun setelah mencoba menyelesaikan tugas yang diberikan, ternyata saya langsung menerima gaji dalam bentuk dolar,” ujarnya.

Gembira dengan apa yang didapatkan, dia pun menggunakan gaji pertama untuk mentraktir orang tua dan adiknya. Setelah itu, pesanan-pesanan animasi dari luar terus berdatangan. Dari mulai harga Rp 100 ribu hingga jutaan rupiah untuk satu karakter. Selain menerima gaji tetap, dia juga menerima banyak pesanan pembuatan animasi.

“Saya sempat bingung dan tanya Mama terkait tarif harga animasi yang saya buat. Selama ini hanya membuat animasi untuk senang-senang, dan tiba-tiba ada tanya harga,” bebernya.

Ayah Divi, Jodi Narendradata, mengaku bangga dengan apa yang diraih oleh putranya. Sebab, dia yakin bukan hal mudah membuat animasi, apalagi untuk pesanan sebuah perusahaan developer game kelas internasional. Namun, dia hanya bisa mendukung dan terus mendampingi agar anaknya tidak lupa belajar dan menjalankan ibadah.

“Kalau awal-awal dulu, saya sempat cemas karena anak saya kok terlalu sering bermain gim. Tapi kemudian baru sadar, bahwa Divi justru membuat animasi karakter gim. Lebih kaget lagi, sampai kemampuan anak saya dihargai oleh perusahaan pembuat gim. Saya cuma mengingatkan agar sekolah jangan sampai dilupakan,” ungkapnya. (*/c1/ady)

Editor : Fuad Abida
#animator #blitar #game #indonesia #remaja #sekolah dasar #Roblox