Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dalang Muda Kota Blitar Ini Tampil Perdana di Pentas Wayang Kulit Bersih Desa Kelurahan Bendogerit

M. Subchan Abdullah • Kamis, 29 Mei 2025 | 04:00 WIB
PERDANA: Wali Kota Blitar, Mas Ibin serahkan gunungan kepada dalang saat acara puncak Bersih Desa Kelurahan Bendogerit, Selasa (27/5/2025).
PERDANA: Wali Kota Blitar, Mas Ibin serahkan gunungan kepada dalang saat acara puncak Bersih Desa Kelurahan Bendogerit, Selasa (27/5/2025).

BLITAR – Rangkaian kegiatan bersih desa Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, diakhiri dengan pergelaran seni wayang kulit pada Selasa (27/5/2025) malam. Acara berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari warga.

Ketua Panitia Bersih Desa Bendogerit, Tino Saggy Kusuma mengungkapkan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Wayang kulit yang digelar di malam puncak menjadi daya tarik utama karena menghadirkan dalang lokal muda, yakni Ki Refan Atmaja Sugiarto dan Ki Lutfi Endar Prasetyo, putra asli Kelurahan Bendogerit.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami, karena dalang yang tampil adalah pemuda Bendogerit sendiri. Ini semangat baru dalam melestarikan budaya leluhur,” ujar Tino kepada Jawa Pos Radar Blitar, Rabu (28/5/2025).

Wayang kulit dengan lakon “Wahyu Kamulyan” juga dikolaborasikan dengan penampilan lawak khas Cak Percil cs yang menambah kemeriahan. Selain hiburan, pesan moral dan nilai budaya tetap tersampaikan kepada masyarakat.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin turut hadir di acara puncak. Dalam sambutannya, Mas Ibin – sapaan akrabnya – mengajak masyarakat Bendogerit untuk menjaga kekompakan, memperkuat gotong royong, dan mendukung program pembangunan pemerintah.

“Melestarikan budaya adalah bagian dari menjaga identitas bangsa. Saya apresiasi semangat warga Bendogerit karena terus nguri-uri budaya,” ujarnya.

Rangkaian bersih desa diawali tradisi Nyadran di Makam Mbah Imam Swongso pada Kamis (22/5), kemudian dilanjutkan pergelaran seni jaranan lokal dan pameran UMKM warga  pada Sabtu (24/5). Lalu, kegiatan khotmil Quran dan istigotsah pada Minggu (25/5).

Puncaknya dimulai dengan ziarah ke Makam Bung Karno dan Makam Swangsan, dilanjutkan kenduri massal dan pentas tari gambyong.

“Harapannya, semangat cinta budaya ini terus terjaga, terutama bagi generasi muda. Kita harus menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab menjaga warisan leluhur secara bersama-sama,” pungkas Tino. (sub/c1/ady)

 

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#kelurahan #bendogerit #Syauqul Muhibbin #Mas Ibin #bersih desa #wali kota #Kota Blitar #wayang kulit