BLITAR – Kabar menggembirakan datang bagi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Mulai Senin (2/6), proses pencairan gaji ke-13 resmi dimulai. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pencairan rampung dalam pekan ini.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar, Kurdiyanto menyebut, total anggaran yang disiapkan untuk pencairan gaji ke-13 sebesar Rp 47,328 miliar (M). Dana tersebut akan menyasar 10.159 ASN yang terdiri dari 5.730 PNS dan 4.429 PPPK.
“Komponen gaji ke-13 ini sama dengan tunjangan hari raya (THR) berdasarkan PP Nomor 11 Tahun 2025. Mulai hari ini proses pencairan berjalan, dan kami targetkan minggu ini seluruhnya sudah tersalurkan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar.
Gaji ke-13 ini mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan/umum, dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Bahkan, untuk tahun ini, TPP diberikan secara penuh 100 persen. Tahun sebelumnya, TPP hanya dicairkan 50 persen. Menurut Kurdi, perbedaan jumlah penerima antara data yang lama dan yang kini disiapkan yakni 10.159 ASN.
Hal ini disebabkan karena adanya perubahan data pegawai aktif, termasuk rekapitulasi terbaru dari instansi pengguna anggaran. “Selain PNS dan PPPK, anggaran juga dialokasikan untuk bupati, pimpinan dan anggota DPRD, namun jumlahnya tidak signifikan,” jelasnya.
Kurdi menyebut anggaran gaji ke-13 tahun ini mengalami penurunan. Sebab tahun lalu mencapai Rp 49 M. Hal itu disebabkan adanya jumlah ASN yang saat ini semakin bertambah. Maka, secara otomatis, alokasi untuk gaji ke-13 pun mengalami penyesuaian.
Sementara itu, pemberian gaji ke-13 ini diharapkan dapat meringankan beban ASN, khususnya dalam menghadapi kebutuhan tahun ajaran baru. “Biasanya digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak, jadi memang dirancang cair di pertengahan tahun,” katanya.
Kurdi mengimbau para ASN menggunakan dana tersebut sesuai peruntukannya. “Kami harap bermanfaat dan tepat sasaran, apalagi ini diberikan menjelang tahun ajaran baru,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : Fuad Abida