BLITAR – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, turun langsung ke lapangan meninjau lokasi parkir bus wisata di kawasan Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP), Minggu (8/6/2025).
Peninjauan ini sebagai respon atas sejumlah keluhan dan isu yang beredar mengenai dugaan pungutan liar atau tarif parkir yang tidak sesuai aturan. Wali kota lalu turun melakukan klarifikasi ke petugas parkir PIPP.
Dalam keterangan di postingan Instagram resminya, Wali Kota yang akrab disapa Mas Ibin itu menegaskan bahwa tarif parkir bus wisata di area PIPP telah ditetapkan sebesar Rp18.000 untuk durasi maksimal 8 jam.
Dengan begitu, jangan sampai ada oknum yang bermain-main dalam urusan parkir, karena seluruh sistem sudah berjalan sesuai ketentuan.
"Hari ini langsung saya cek di lapangan, biar jelas. Parkir bus wisata di sini Rp18.000 maksimal 8 jam, dan itu sudah ada aturannya," tegasnya, Minggu (8/6/2025).
Mas Ibin juga mengingatkan agar jajarannya menjaga integritas serta memastikan pelayanan kepada wisatawan berjalan baik tanpa pungutan liar. Menurutnya, sektor pariwisata adalah wajah kota yang harus dirawat dan dikelola secara profesional, termasuk dari aspek penataan parkir.
"Kalau ada yang coba-coba nakal, akan kami tindak. Jangan ada permainan. Kota Blitar harus tetap jadi kota yang ramah wisatawan," imbuhnya.
Peninjauan ini dilakukan Mas Ibin sambil berdialog langsung dengan petugas parkir dan pelaku wisata di sekitar PIPP. Dia meminta agar sistem dan pelayanan parkir dibuat lebih transparan, termasuk dengan pemasangan banner tarif resmi dan penataan jalur masuk kendaraan.
Hingga pukul 20.00 WIB, postingan wali kota Blitar tersebut langsung mendapat 685 suka dan 13 komentar.
Komentar warga net beragam salah satunya menganggap itu bagian dari konten klarifikasi. “Konten terus buat klarifikasi,” ujar warga net dalam komentarnya.
Kemudian, juga ada komentar warga net yang mempertanyakan bagaimana jika hanya parkir saja di PIPP untuk beli oleh-oleh? Artinya wisatawan tidak berkunjung ke destinasi lain seperti Makam Bung Karno dan Istana Gebang.
Baca Juga: Dua Oknum Pesilat di Kabupaten Blitar Akhirnya Dibekuk Polisi usai Keroyok Warga
”Kalo parkir tok dan belanja2 disitu bayare pinten mas wali,” katanya. (sub)
Editor : M. Subchan Abdullah