Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemkab Blitar Gelontorkan Tambahan Anggaran Rp 12 M untuk Perbaikan Jalan di Sejumlah Titik Ini

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 10 Juni 2025 | 21:30 WIB
TAMBAL SULAM: Tim URC Dinas PUPR Kabupaten Blitar melakukan perbaikan jalan di Kecamatan Bakung beberapa waktu lalu.
TAMBAL SULAM: Tim URC Dinas PUPR Kabupaten Blitar melakukan perbaikan jalan di Kecamatan Bakung beberapa waktu lalu.

BLITAR – Ada lebih dari 10 laporan kerusakan jalan yang masuk sejak April lalu. Merespons laporan itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar segera kebut perbaikan. Setelah sempat tertunda akibat keterbatasan bahan dari unit reaksi cepat (URC), perbaikan akan segera dilanjutkan pekan ini.

Apalagi kini URC dinas PUPR baru saja mendapatkan tambahan anggaran Rp 12 miliar dari hasil efisiensi.

Tentu anggaran itu dimanfaatkan untuk menangani perbaikan jalan yang tidak tertangani oleh paket reguler. “Anggaran tambahan untuk URC itu karena dana di anggaran induk sebelumnya hanya sebesar Rp 3 miliar, dan sudah habis pada April lalu.

Dengan dana itu, perbaikan bisa dilakukan di sekitar 20 titik, namun masih belum mencukupi,” ujar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan.

Hamdan melanjutkan, sejak April 2025 pihaknya menerima lebih dari 10 laporan kerusakan jalan dari masyarakat. Titik-titik kerusakan tersebar, terutama di wilayah Blitar selatan dan barat. Seperti Kecamatan Talun, Ponggok, ada beberapa titik di Kecamatan Kademangan hingga Wonotirto. Dia menuturkan, pihaknya telah menyiagakan beberapa tim URC jalan.

Ada tiga tim untuk pekerjaan coolmix dan empat tim untuk pekerjaan lapen (lapis penetrasi). Perbaikan yang dilakukan bersifat tambal sulam atau penanganan di titik-titik yang rusak parah. “Beberapa pekerjaan sempat tertunda karena bahan habis, seperti di wilayah Ponggok. Namun, pekan ini bahan URC sudah dikirim bertahap. Begitu datang, tim langsung kami turunkan untuk perbaikan.

Ini upaya agar laporan masyarakat segera ditindaklanjuti. Memang tidak bisa semua sekaligus, tapi akan kami prioritaskan berdasarkan urgensi,” imbuhnya.

Sementara itu, pekerjaan jalan dengan sistem paket saat ini masih menunggu instruksi Bupati Blitar. Kini pihaknya juga masih menunggu proses rencana umum pengadaan (RUP) yang dikoordinasikan dengan bagian layanan pengadaan (BLP).

Salah satu titik prioritas yang akan segera dikerjakan adalah jalan Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, yang sempat viral akibat kerusakan parah. “Candire­jo akan kami tangani de­ngan betonisasi se­panjang­ 50 meter. Sisanya nan­ti pakai URC. Untuk proyek besar memang belum ada karena tahun ini anggaran turun drastis,” kata Hamdan.

Tahun ini, total anggaran infrastruktur jalan Kabupaten Blitar hanya berkisar Rp 80 miliar, jauh me­nurun dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 170 miliar. Akibatnya, sebagian besar proyek hanya berskala kecil di bawah Rp 1 miliar.

Bahkan pihaknya sudah mengajukan tambahan ke pemerintah pusat. “Rencananya bulan ini kami follow up lagi ke Kementerian PUPR. Tapi secara nasional memang terjadi efisiensi besar-besaran, bahkan kami dengar anggaran kementerian juga terpotong hingga Rp 81 triliun,” pungkasnya. (jar/ynu)

Editor : Fuad Abida
#PUPR #kerusakan #Kabupaten Blitar #blitar #Perbaikan #jalan