Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tanamkan Nilai Luhur, Anggota PSHT Muda Kota Blitar Beri Contoh Baik Lewat Bersih-Bersih Sungai

M. Subchan Abdullah • Minggu, 15 Juni 2025 | 14:00 WIB
PEDULI LINGKUNGAN: Anggota PSHT Kota Blitar membersihkan aliran sungai dari sampah dan rumput liar, Sabtu (14/6/2025).
PEDULI LINGKUNGAN: Anggota PSHT Kota Blitar membersihkan aliran sungai dari sampah dan rumput liar, Sabtu (14/6/2025).

BLITAR – Sejumlah anggota muda dari PSHT cabang Kota Blitar melakukan aksi simpatik dengan kerja bakti membersihkan aliran sungai di kawasan Jalan Ahmad Yani, Sabtu (14/6/2025).

Aksi bersih-bersih itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menunjukkan citra positif perguruan silat di tengah masyarakat.

Aksi itu diikuti kalangan muda di lingkungan PSHT yang ingin membuktikan bahwa anggota perguruan silat tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa anggota PSHT punya kepedulian tinggi, menjunjung nilai-nilai luhur dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ketua PSHT Cabang Kota Blitar, Miskan Hadi Prasetyo, Sabtu (14/6/2025).

Menurut Miskan, aksi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra positif di tengah maraknya isu kerusuhan yang kerap dikaitkan dengan oknum pesilat.

Dia menegaskan, organisasi tidak akan mentoleransi tindakan yang melanggar hukum.

“Jangan sampai karena satu atau dua oknum, nama baik perguruan silat rusak. Kami mendukung penuh penegakan hukum terhadap siapa pun, termasuk oknum anggota perguruan yang melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Dalam aksi bersih-bersih tersebut, para anggota tampak antusias memunguti sampah plastik dan rumput liar yang menumpuk di sekitar sungai.

Mereka membawa peralatan seperti karung, sapu, dan pengait sampah untuk membantu proses pembersihan.

Perguruan terus berupaya membina para anggota muda agar menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi, norma agama, dan budaya yang santun.

“Kami tekankan bahwa menjadi pesilat tidak hanya soal fisik, tapi juga adab dan kontribusi kepada lingkungan sekitar. Kegiatan ini akan terus kami dorong di berbagai titik agar pesan positif dari perguruan silat tersampaikan ke masyarakat luas,” pungkasnya. (sub/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#rusuh #Simpatik #aksi #rumput #PSHT #anggota #bersih #perguruan #kerja bakti #sampah #silat #sungai #muda #Kota Blitar #oknum