Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Antisipasi Covid-19 Kembali Menyebar, Warga Kabupaten Blitar Diminta Tetap Waspada Jaga Kesehatan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 16 Juni 2025 | 22:30 WIB
WASPADA: Masyarakat Kabupaten Blitar memanfaatkan cek kesehatan gratis untuk mengetahui kondisi tubuhnya.
WASPADA: Masyarakat Kabupaten Blitar memanfaatkan cek kesehatan gratis untuk mengetahui kondisi tubuhnya.

BLITAR – Meski kini belum ada laporan kasus baru Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Namun, hal ini belum bisa dijadikan patokan bahwa masyarakat benar-benar terbebas dari virus tersebut. Pasalnya, kesadaran warga untuk menjalani pemeriksaan, terutama tes swab antigen, semakin menurun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati mengatakan, sebagian besar masyarakat kini mengabaikan potensi penularan Covid-19. Gejala-gejala ringan seperti pilek, batuk, hingga demam cenderung dianggap sebagai flu biasa. Alhasil, warga enggan memeriksakan diri untuk memastikan penyebabnya.

“Saat ini sudah tidak ada laporan kasus positif, tapi kami tidak bisa memastikan apakah masyarakat benar-benar bebas dari Covid-19. Karena saat gejala muncul, masyarakat sudah enggan melakukan swab,” ujarnya, saat dikonfirmasi kemarin (15/6).

Christine melanjutkan, kesadaran masyarakat ini bisa menjadi celah penyebaran virus tanpa disadari. Terlebih, sebagian masyarakat mengabaikan protokol kesehatan dasar seperti penggunaan masker, terutama saat sedang sakit.

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga stamina, serta meningkatkan imunitas tubuh. PHBS harus kembali dijalankan dengan baik. Sebab, sebanyak 75 persen masyarakat Kabupaten Blitar herd immunity-nya sudah terbentuk, dan jika nanti ada yang tertular, gejala yang dirasakan tidak berat.

“Kami minta tetap disiplin. Gunakan masker saat sakit agar tidak menularkan ke orang lain. Selain itu, jaga pola makan dan rutin olahraga agar tubuh tetap bugar,” ungkapnya.

Meski begitu, adanya lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara Asia wajib menjadi perhatian dan peringatan dini bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Namun, Christine meminta masyarakat agar melakukan langkah antisipasi dan mewaspadai penyebaran Covid-19. Sebab, virus ini tidak bisa hilang sepenuhnya.

“Namun, jika kekebalan tubuh masyarakat sudah baik, maka respons tubuh manusia terhadap virus jauh lebih kuat dibanding sebelumnya,” jelasnya.

Dia berharap, meskipun pandemi dinyatakan terkendali, kewaspadaan masyarakat tidak boleh kendor. Deteksi dini dan gaya hidup sehat masih menjadi benteng utama melawan potensi kemunculan kembali kasus Covid-19.

“Harus menjadi peringatan dini dan perhatian kita semua. Tapi juga harus optimistis, kalau misalkan ada kasus di sini, kemungkinan tidak akan seberat saat pandemi Covid-19,” pungkas Christine. (jar/c1/ynu)

Editor : Fuad Abida
#covid -19 #dinkes #pilek #Kabupaten Blitar #blitar #dinas kesehatan #swab antigen #virus #batuk