BLITAR - Railfans lebih dari sekadar komunitas pencinta kereta api (KA). Namun, di dalam aksinya, ada kepedulian terhadap masyarakat khususnya pengguna jalan untuk tertib mematuhi rambu-rambu keselamatan di perlintasan sebidang. Edukasi terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.
Deru lokomotif, deretan rel, dan peluit masinis mungkin terdengar biasa bagi sebagian orang. Namun, bagi komunitas Railfans Blitar, semuanya memiliki daya tarik yang menghipnotis. Lebih dari sekadar pencinta kereta api, komunitas ini menjelma menjadi kelompok relawan yang aktif dalam berbagai kegiatan edukatif dan sosial.
Railfans merupakan komunitas yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali di Blitar Raya. Di Bumi Bung Karno ini, komunitas Railfans Blitar telah eksis selama kurang lebih dua dekade. Dibentuk sebagai wadah bagi siapa saja yang memiliki ketertarikan terhadap dunia perkeretaapian, komunitas ini kian berkembang seiring waktu.
Menurut Prasta Dwike, Ketua Railfans Blitar saat ini, anggota komunitas berasal dari berbagai latar belakang. “Tapi memang didominasi oleh anak-anak muda, terutama yang masih sekolah,” ujarnya.
Ketertarikan para anggota terhadap KA pun beragam. Ada yang fokus pada aspek fotografi dan videografi, mengabadikan momen kedatangan dan keberangkatan KA dari spot-spot ikonik hingga ekstrem. Ada juga yang menyalurkan kecintaannya lewat hobi membuat miniatur lokomotif dan gerbong.
Sebagian lagi gemar menjelajah berbagai daerah menggunakan transportasi KA. Perjalanan mereka diabadikan dan diunggah ke media sosial, menjadikan KA sebagai objek utama dalam konten-konten kreatif mereka.
“Intinya, kami mencoba mengekspresikan hobi lewat cara masing-masing,” kata Prasta.
Namun, komunitas ini tak hanya berhenti di sana. Railfans Blitar juga aktif dalam kegiatan sosial yang memberi dampak nyata kepada masyarakat. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah edukasi keselamatan di perlintasan sebidang.
Bekerja sama dengan pihak PT KAI, Railfans Blitar kerap turun langsung ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi rambu dan tidak menerobos palang pintu saat kereta melintas.
“Biasanya kami membentangkan poster berisi imbauan dan kampanye keselamatan lalu lintas,” kata Prasta.
Selain itu, Railfans Blitar juga kerap dilibatkan dalam kegiatan resmi milik PT KAI. Mulai dari menjadi relawan posko saat angkutan Lebaran dan Natal-Tahun Baru, hingga turut serta menghias lokomotif KA dalam rangka memperingati momen-momen nasional seperti Hari Kemerdekaan.
Semua kegiatan ini membawa satu pesan penting bahwa mencintai KA bukan hanya tentang menikmati keindahannya, melainkan juga tentang menjaga keselamatan dan membangun kesadaran publik.
“Kalau masyarakat patuh terhadap aturan, itu bukan hanya menyelamatkan diri mereka sendiri, melainkan juga perjalanan kereta dan ratusan penumpang di dalamnya,” tegas Prasta.
Kini, Railfans Blitar tak hanya dikenal sebagai komunitas hobi, tapi juga sebagai mitra edukatif bagi instansi perkeretaapian dan masyarakat.
Mereka membuktikan bahwa semangat muda, jika diarahkan dengan benar, bisa menjadi kekuatan besar yang menginspirasi banyak orang.
”Prinsipnya di Railfans ini bukan sekadar untuk menyenangkan diri sendiri, melainkan juga terlibat dalam aksi sosial dan edukatif,” pungkasnya. (*/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah