BLITAR – Sebagian besar jemaah haji asal Kabupaten Blitar sudah kembali dari Tanah Suci. Saat ini yang tengah menanti jadwal pemulangan ke tanah air ada 52 orang.
Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) Debarkasi Surabaya (SUB) bersama dengan jemaah haji dari berbagai daerah. Terdekat adalah jadwal pemulangan jemaah haji kloter 45 SUB dan kloter 46 SUB.
Dalam dua kloter tersebut, terdapat 39 jemaah haji asal Kabupaten Blitar. Terdiri dari kloter 45 sebanyak 37 orang dan kloter 46 sebanyak 2 orang.
“Kedua kloter dijadwalkan tiba di Bandara Juanda pada Rabu (25/6) dalam waktu hampir bersamaan,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, Hamim Thohari.
Dalam tahap pemulangan dari Tanah Suci, sebagian besar jemaah haji sudah tiba di kampung halaman. Diawali dengan jemaah haji dalam kloter 8 dan kloter 9 pada Sabtu (14/6/2025) dan Minggu (15/6/2025) lalu.
Meski sebagian besar sudah tiba di kampung halaman, ada tiga jemaah haji kategori risiko tinggi (risti) yang terpaksa harus ditunda jadwal pemulangannya karena sedang dirawat di rumah sakit setempat, serta seorang jemaah haji yang mendampingi keluarga yang sakit.
Seperti diketahui, sejak keberangkatan pada awal Mei, total jemaah haji asal Kabupaten Blitar ada 800 orang. Dari total 800 jemaah haji, tiga jemaah haji wafat di Kota Makkah. Yakni, dua orang jemaah haji dari kloter 9 wafat di Kota Makkah atas nama Muhadi Madris, 74, asal Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, pada Senin (19/5) sekitar pukul 02.30 WAS, dan Mustofa Bonahar, 85, asal Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, pada Senin (2/6) pukul 15.45 WAS.
Terbaru, jemaah haji kloter 8 yakni Moh Ali DM, 49, asal Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, pada Senin (16/6) pukul 02.00 WAS.
Jemaah haji asal Kabupaten Blitar berangkat secara bergelombang dan terbagi dalam enam keberangkatan. Diawali kloter 8 sebanyak 376 orang, kloter 9 sebanyak 376 orang, kloter 45 sebanyak 37 orang, kloter 46 sebanyak 2 orang, kloter 75 sebanyak 7 orang, dan kloter 85 sebanyak 2 orang. (ynu/c1)
Editor : M. Subchan Abdullah