BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar tengah mengajukan proposal bantuan anggaran senilai ratusan miliar rupiah ke pemerintah pusat.
Langkah ini dilakukan guna mendukung pelaksanaan sejumlah program strategis yang menyasar sektor-sektor vital seperti kesehatan, perdagangan, jasa, serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menjelaskan, pengajuan proposal ini merupakan upaya serius pemkot dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami sedang mengajukan proposal bantuan anggaran ke pusat. Ada beberapa sektor yang menjadi fokus kami, terutama kesehatan, perdagangan, dan ekonomi kerakyatan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (23/6/2025).
Salah satu program prioritas yang diusulkan adalah pembenahan layanan kesehatan, termasuk peningkatan kualitas fasilitas di RSUD Mardi Waluyo dan puskesmas di Kota Blitar.
Menurut Mas Ibin – sapaan akrab Wali Kota Blitar – layanan kesehatan yang prima merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Layanan kesehatan sangat penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Kami ingin RSUD dan puskesmas bisa menjadi rujukan regional dengan fasilitas dan pelayanan terbaik. Jika sakit, ingat RSUD,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, pemkot juga mengusulkan anggaran besar untuk pengembangan sektor perdagangan melalui program Blitar Trade Center (BTC). Program ini dirancang menjadi pusat aktivitas perdagangan yang representatif dan mampu mendorong UMKM naik kelas.
“Untuk mewujudkan BTC, kami butuh lahan yang cukup luas, dan tentu membutuhkan dana besar. Ini demi masa depan perekonomian Blitar,” terangnya.
Kesempatan langka pun dimanfaatkan dengan maksimal oleh Pemkot Blitar saat kunjungan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Kota Blitar beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyampaikan langsung proposal dan rencana strategis kota kepada Wapres.
“Kami manfaatkan betul momen kunjungan Wapres untuk membahas proposal ini. Alhamdulillah, beliau memberikan respons yang sangat baik dan akan mempelajarinya lebih lanjut,” ungkapnya.
Di samping itu, tambah dia, partisipasi dan dukungan masyarakat juga sangat dibutuhkan agar seluruh program ini bisa berjalan maksimal dan berdampak nyata.
“Ini bukan hanya soal proyek pembangunan. Ini soal upaya kita bersama menjadikan Kota Blitar lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” pungkasnya. (sub/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah