BLITAR – Kerusakan permukaan jalan terjadi di beberapa titik di akses penghubung antarkecamatan, antara Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, dengan Desa Sumberingin, Kecamatan Sanankulon. Jalur penghubung dua desa tersebut selama ini menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat. Sebagai antisipasi kecelakaan.
Masyarakat yang melintas harus ekstrawaspada karena tingkat kerusakan bervariasi dan berpotensi mengganggu laju kendaraan.
Lokasi kerusakan jalan berada di wilayah Desa Maliran bagian timur atau di dekat simpang empat Kantor Kepala Desa Maliran yang lama. Akses ini cukup strategis karena menjadi salah satu jalur masyarakat dari wilayah Kabupaten Blitar bagian barat menuju ke Kota Blitar. Namun, karena terjadi kerusakan di beberapa titik memaksa masyarakat yang melintas harus lebih hati-hati.
“Kalau malam hari, yang tidak biasa lewat sini bisa kejeglong,” ujar Waluyo, warga setempat.
Selama ini, jalur ini cukup ramai lalu lalang masyarakat. Pasalnya, di kawasan ini salah satu pusat perekonomian masyarakat berada di wilayah Desa Sumberingin, baik kawasan pasar lama maupun pasar baru yang bergeser ke bagian timur desa.
Melihat pentingnya akses di wilayah Kabupaten Blitar bagian barat ini, masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan.
Pasalnya, selama ini masyarakat hanya bisa memperbaiki secara swadaya, dengan urukan tanah hingga menambal dengan campuran semen dan pasir. Namun, cara swadaya masyarakat tidak mampu bertahan lama karena tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas.
Sebab, setiap hari banyak truk yang melintas, baik yang mengangkut hasil pertanian dan peternakan masyarakat setempat, maupun truk pengangkut pasir. (ynu)
Editor : Fuad Abida