BLITAR – Bonus bagi atlet berprestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 tetap menjadi perhatian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.
Sebab, para atlet yang sukses mengharumkan nama daerah harus memperoleh apresiasi dan motivasi.
Ketua KONI Kota Blitar, Sukardji mengatakan, apresiasi kepada atlet berprestasi tetap menjadi perhatian serius KONI bersama Pemerintah Kota Blitar.
Seperti pada porprov sebelumnya, atlet peraih medali akan diberikan bonus dalam bentuk uang pembinaan. Bonus juga diberikan kepada cabang olahraga (cabor) dan organisasi pembinanya.
“Prinsipnya tetap sama. Atlet yang berhasil meraih medali, baik emas, perak, maupun perunggu akan mendapatkan bonus. Ini bentuk penghargaan kami atas kerja keras mereka,” jelas Sukardji, Senin (30/6/2025).
KONI Kota Blitar akan segera mengajukan besaran bonus kepada Pemkot Blitar selaku pengguna anggaran.
Nantinya, pengajuan ini akan dibahas bersama dinas kepemudaan dan olahraga (dispora) serta pihak terkait guna menyesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah.
Meski tahun ini ada kebijakan efisiensi anggaran, KONI berharap hal itu tidak mengurangi nilai bonus yang diberikan kepada para atlet.
“Kalau bisa justru bertambah. Tapi paling tidak, nilainya sama seperti tahun sebelumnya,” tegasnya.
Sebagai informasi, pada porprov sebelumnya, peraih medali emas memperoleh bonus senilai Rp 32,5 juta, perak Rp 27,5 juta, dan perunggu Rp 25 juta. Besaran itu sudah sesuai dengan peraturan wali kota (perwali) yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Blitar, Aminurcholis menegaskan, pemberian bonus tetap akan direalisasikan sesuai dengan capaian medali masing-masing atlet.
Baca Juga: Kreativitas Perempuan Muda Warga Blitar Produksi Buket Kawat Bulu
Dispora akan mempelajari dan mempertimbangkan usulan dari KONI, lalu menyesuaikannya dengan kemampuan fiskal daerah.
“Pemkot berkomitmen untuk tetap memberikan penghargaan kepada atlet. Kami upayakan nilainya tidak turun, meski tetap bergantung pada keputusan pimpinan daerah,” ungkap Aminurcholis.
Pemberian bonus bukan hanya bentuk motivasi, melainkan juga bagian dari komitmen pemkot dalam pembinaan olahraga dan pengembangan SDM unggul di Kota Blitar. (sub/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah