Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kasus HIV di Kabupaten Blitar Meningkat, Dinkes: Kelompok Lelaki Penyuka Sejenis Penyumbang Terbanyak

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 3 Juli 2025 | 19:22 WIB
ILUSTRASI KASUS HIV
ILUSTRASI KASUS HIV

BLITAR – Kasus HIV di Kabupaten Blitar masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mencatat sebanyak 92 kasus baru HIV/AIDS ditemukan hanya dalam triwulan pertama 2025. Kasus terbanyak ditemukan pada usia produktif dan didominasi oleh laki-laki.

Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati mengatakan, hingga triwulan pertama 2025 sebanyak 67 persen penderita merupakan laki-laki, sementara perempuan tercatat 33 persen. Sebagian besar penderita berada pada rentang usia 25–49 tahun, dengan kelompok usia 25–29 tahun menempati urutan tertinggi.

“ODHIV (orang dengan HIV) dari tahun ke tahun jumlahnya semakin meningkat di Kabupaten Blitar. Salah satu kelompok penyumbang terbesar berasal dari mereka yang memiliki orientasi seksual menyimpang," ujarnya, kemarin (2/7).

Christine melanjutkan, dari rincian populasi kunci, kelompok lelaki suka lelaki (LSL) menjadi yang kedua terbanyak dengan 14 kasus.

Kelompok tertinggi berasal dari pasangan berisiko tinggi (pasangan risti) dengan 15 kasus, disusul oleh pelanggan pekerja seks (11 kasus), penderita TB (9 kasus), calon pengantin (9 kasus), hingga bumil (4 kasus).

Tren peningkatan jumlah penderita HIV di Kabupaten Blitar sudah terlihat dalam data tahunan. Pada 2023 tercatat 199 kasus baru, meningkat drastis dari 140 kasus pada 2022.

Namun, pada 2024, jumlahnya menurun menjadi 190 kasus. “Lalu pada triwulan pertama 2025 sudah ada 92 kasus,” ungkapnya.

Sejak 2009 hingga 2025, total kasus yang terdeteksi secara kumulatif menunjukkan fluktuasi dengan puncak tertinggi pada 2014 (172 kasus) dan 2022 (190 kasus). (jar/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Menyimpang #dinkes #sumbang #Kabupaten Blitar #kasus #sejenis #orientasi seksual #hiv #kelompok #lelaki suka lelaki #sesama jenis #penyuka