Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Magnet Pesona Masjid Ar Rahman Blitar: Menyajikan Nuansa Ibadah Seperti di Masjid NabawI

Findika Pratama • Sabtu, 5 Juli 2025 | 16:00 WIB
Masjid Ar-Rahman Blitar:Menyajikan Nuansa Ibadah Seperti Di  Masjid Nabawi
Masjid Ar-Rahman Blitar:Menyajikan Nuansa Ibadah Seperti Di Masjid Nabawi

BLITAR - Salah satu bangunan ikonik di Kota Blitar, Jawa Timur, adalah Masjid Ar Rahman.

Masjid ini berdiri megah di Jalan Ciliwung No. 2, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul.

Gaya arsitekturnya terinspirasi dari desain Utsmaniyah Mamluk dengan nuansa yang sangat mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah.

Pembangunan Masjid Ar Rahman dimulai pada tahun 2018 dan rampung pada 2019. Peresmiannya dilakukan pada 25 Desember 2019 oleh Gubernur Jawa Timur saat itu, Khofifah Indar Parawansa.

Sosok di balik ide besar pembangunan masjid ini adalah H. M. Hariyanto, Presiden Direktur Mayangkara Group.

Beliau membangun masjid ini sebagai ungkapan rasa rindu dan kekagumannya terhadap atmosfer spiritual Masjid Nabawi yang pernah ia rasakan saat melaksanakan ibadah haji.

Dengan luas hampir 5.000 meter persegi, Masjid Ar Rahman mampu menampung sekitar 3.000 jemaah. Dari segi tampilan, masjid ini menawarkan nuansa khas Timur Tengah.

Begitu tiba di halaman masjid, pengunjung akan disambut oleh gapura besar berbentuk Al-Qur'an terbuka serta deretan payung-payung raksasa yang mirip dengan yang ada di pelataran Masjid Nabawi.

Payung ini selain sebagai peneduh dari panas dan hujan, juga menjadi elemen estetika yang menarik.

Tidak hanya itu, masjid ini juga dilengkapi dengan miniatur Maqam Ibrahim serta ornamen bergambar Ka'bah di bagian dalamnya, yang semakin memperkuat nuansa Tanah Suci.

Interior masjid dilengkapi dengan karpet bermotif Turki dan aroma khas parfum Masjid Nabawi yang membuat suasana beribadah menjadi lebih tenang dan nyaman.

 

Mihrab imam menjadi pusat perhatian karena dihiasi dengan kiswah Ka'bah asli berwarna hitam dengan sulaman benang emas.

Kiswah ini adalah bekas penutup Ka'bah yang digunakan pada tahun 2009 di Mekkah. Selain itu, deretan tiang di dalam masjid dipenuhi dengan ukiran motif bunga yang sekilas mengingatkan pada desain Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi.

Area wudhu pria didesain dengan kolam air mancur bergaya Timur Tengah.

Setiap kerannya disusun rapi untuk memudahkan jemaah dalam mengambil wudhu.

Fasilitas toilet di masjid ini terkenal bersih dan harum. Bagi jemaah yang membawa barang bawaan, pihak masjid juga menyediakan loker penyimpanan.

Sebagai tambahan kenyamanan bagi pengunjung, masjid ini menyediakan minuman gratis seperti teh, kopi, hingga wedang jahe.

Semua fasilitas ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman beribadah yang tenang dan khusyuk, seolah-olah tengah berada di Masjid Nabawi, Madinah.(*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#ar rahman #nuansa #blitar #masjid #Masjid Ar Rahman #ibadah #masjid nabawi