Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Museum Penataran Blitar Simpan Ratusan Koleksi Peninggalan Masa Kerajaan Jadi Jujukan Outing Class Sekolah

Yanu Aribowo • Sabtu, 5 Juli 2025 | 01:00 WIB
BERNILAI SEJARAH: Museum Penataran memiliki banyak koleksi yang berkaitan dengan sejarah di wilayah Kabupaten Blitar.
BERNILAI SEJARAH: Museum Penataran memiliki banyak koleksi yang berkaitan dengan sejarah di wilayah Kabupaten Blitar.

BLITAR – Museum Penataran menyimpan ratusan koleksi yang kaya nilai sejarah, khususnya yang terkait dengan perkembangan masa kerajaan di wilayah Kabupaten Blitar. Salah satu koleksi yang istimewa adalah prasasti Kinewu dengan angka tahun 829 Saka atau 907 Masehi. Diperkirakan peninggalan ini berasal dari masa Kerajaan Medang atau Mataram Kuno pada abad ke-10.

Selain pengunjung umum, selama ini Museum Penataran juga menjadi salah satu tujuan outing class dari berbagai sekolah. Museum ini berada di kawasan wisata Candi Penataran, tepatnya berada satu area dengan Kolam Renang Penataran dan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar.

Berkunjung ke Museum Penataran, ada ratusan koleksi yang bisa dinikmati, antara lain arca, lingga, yoni, artefak, relief, hingga prasasti berjajar rapi. “Yang datang rombongan biasanya dari sekolah-sekolah dan ada pemandu yang menjelaskan koleksi museum,” jelas staf Museum Penataran, Sudarwiyanto.

Berbagai koleksi museum ini merupakan peninggalan dari masa kerajaan, mulai masa Mataram Kuno, Kediri, Singasari, hingga Majapahit. Berada di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Museum Penataran sangat mudah dijangkau oleh wisatawan yang tengah berkunjung ke wilayah Kabupaten Blitar bagian utara.

Agar bisa menikmati berbagai koleksi yang disajikan rapi, pengunjung bisa datang saat jam pelayanan museum berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 16.30 WIB.

Seperti diketahui, selain koleksi peninggalan dari masa kerajaan, Museum Penataran juga menyimpan peninggalan peralatan kuno yang digunakan para leluhur. Misalnya, gilingan tebu, gerobak, kepingan mata uang kuno, lesung, hingga aneka keramik.

Selain mengandalkan penjelasan dari pemandu, pengunjung juga bisa mengetahui deskripsi setiap koleksi dari papan keterangan tersedia di setiap koleksi. (ynu)

Editor : Fuad Abida
#koleksi #prasasti #kuno #kerajaan medang #penataran #sejarah #blitar #museum #candi #mataram